FTMM NEWS – Senin (8/5) Universitas Airlangga (UNAIR) menerima kunjungan resmi dari Leiden University, Netherlands untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan UNAIR. Para pimpinan dan staf dosen dari Universitas Airlangga serta delegasi dari Leiden University turut ikut serta dalam acara ini.
Acara ini dibuka oleh Rektor Universitas Airlangga, Prof. Dr. Mohammad Nasih, SE., MT., Ak., CA dan disambung Prof. Annetje Ottow, selaku President of Leiden University’s Executive Board. Dalam acara ini juga dijelaskan bahwa Leiden University telah melakukan alliance atau konsorsium universitas yang terdiri dari Leiden-Delft-Erasmus Universities yang diharapkan dapat bekerja sama dengan beberapa universitas di Indonesia, salah satunya Universitas Airlangga.
Rangkaian acara ini dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang dibagi menjadi beberapa topik besar, yaitu kesehatan, ekonomi dan global studies, ilmu sosial, dan hukum. Leiden University juga memaparkan kerja sama yang telah disahkan pada pertemuan ini yaitu dengan terbentuknya Airlangga Institute for Indian Ocean Crossroad (AIIOC) oleh Dr. Philippe Peycam, sebagai direktur International Institute for Asian Studies dan disambung oleh direktur AIIOC, Lina Puryanti, Ph.D dari Universitas Airlangga.
Berhubungan dengan Asian Studies, konferensi internasional tahunan 2024 berjudul “International Convention of Asia Scholars” akan dilaksanakan di Indonesia dengan Universitas Airlangga menjadi tuan rumahnya. Melalui penandatanganan MoU ini diharapkan bahwa semua pilar tridharma dapat bekerja sama dengan Leiden University untuk membangun misi pengetahuan yang maju.(ilm/and)
Penulis : Ilma Almanila
Editor : Ananta Adhi Wardana




