Universitas Airlangga Official Website

Wujudkan Capaian SDGs Lewat SEGTA 2025

FTMM NEWS Sustainable Energy and Green Technology Applications (SEGTA) 2025 menjadi kegiatan internasional FTMM UNAIR dalam mewujudkan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals). SEGTA mencatatkan sejumlah poin SDGs lewat sejumlah kegiatan. Seperti community development dan juga academic outreach.

Dr. Septia Devi Prihastuti Yasmirullah, S.Si Dosen Koordinator SDGs FTMM mengatakan, setidaknya ada 4 poin yang tercapai. Seperti  SDG 6: Clean Water and Sanitation; SDG 7: Affordable and Clean Energy; SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure; dan SDG 17: Partnerships for the goals. Capaian ini melalui 6 topik kegiatan community development yang berlangsung di Gili Iyang, Sumenep.

Host membuka acara peresmian SEGTA 2025

Pertama, “Solar-Powered Hydroponics: A Solution for Enhancing Food Security and Reducing Reliance on Fossil Fuels”. Kedua “Coconut Tree Planting to Preserve Oxygen Quality in Gili Iyang”. Lalu “Education Outreach: Empowering Students through Electric Mobility and Renewable Energy Education”. Berikutnya “Real-Time Air Quality Monitoring:  Toward Green Sustainable Gili Iyang Island”.

Selanjutnya ada “Drone Applications, Green Technology, and Policy for Supporting Sustainable Tourism” dan “Maintaining Solar Shelters to Ensure Renewable Energy Quality in Gili Iyang”.

“Kemudian untuk semua kegiatan ini, bisa memenuhi SDG 17. Yaitu Partnerships for the goals,” jelas Septia Devi.

Plt. Dekan FTMM Resmikan SEGTA 2025 di Bima Suci Airlangga Convention Center

Dr. Ni’matuzahroh Wakil Dekan 1 Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni FTMM Universitas Airlangga, berikan sambutan
Dr. Ni’matuzahroh, Dra Wakil Dekan 1 Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni FTMM Universitas Airlangga sekaligus Plt. Dekan FTMM, meresmikan SEGTA 2025, Kamis (07/08) di Bima Suci Airlangga Convention Center (ACC). Peresmian ini menandai gelaran SEGTA yang berlangsung dari 6 Agustus – 14 Agustus 2025 di Surabaya, Sumenep dan Probolinggo

“Throughout SEGTA, you will immerse yourselves in two intertwined experiences. First, you will discover the sustainable technology innovations developed right here in our faculty. Second, you will experience the application of these ideas into the communities of Sumenep and Gili lyang, where you will work side-by-side with local residents and join education outreach in the community,” ucap Prof.  Ni’matuzahroh.

Rizki Putra Prastio, S.Si, M.T. dalam FGD dengan topik “Solar-Powered Hydroponics: A Solution for Enhancing Food Security and Reducing Reliance on Fossil Fuels”.

Sebagai agenda pertama, peserta mendapatkan paparan materi tentang pengenalan fakultas, lalu presentasi 6 topik. Diakhir acara, panitia membagi peserta kedalam 6 grup untuk sesi diskusi. Diskusi berlangsung selama 60 menit, dengan skema memecahkan masalah dan mencari solusi tiap topik.

SEGTA merupakan kegiatan internasional student inbound FTMM UNAIR. Tahun ini menjadi agenda tahun keempat kalinya. Total ada 91 peserta yang terdiri dari 62 mahasiswa dan 29 staf. Mereka dari sejumlah kampus luar negeri dan Indonesia. Tercatat, mereka dari Malaysia, Thailand, Filipina, Palestina, China, Sudan, Gambia.
Penulis: Andri Hariyanto