SURABAYA – ADM WEB | Pada Jum’at (17/3/2023), BEM FISIP UNAIR menyelenggarakan kegiatan Talkshow Sociopreneur bertajuk “Berwirausaha Sambil Beramal” dengan mengundang Totok Lusida, Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) 2019-2022. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Soetandyo FISIP UNAIR tersebut dihadiri oleh kurang lebih seratus mahasiswa. Kegiatan seminar ini merupakan salah satu program kerja yang digagas Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) BEM FISIP UNAIR Kabinet Kolektif Juang. Dengan mengangkat topik sociopreneurship, BEM FISIP UNAIR ingin memberikan edukasi kepada para mahasiswa bahwa seorang pengusaha seharusnya tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus berbagi kebaikan sehingga mampu membantu masyarakat.
Dalam wawancaranya, Aulia Thaariq Akbar selaku Presiden BEM FISIP UNAIR menyebutkan dilaksanakannya acara Talkshow Sociopreneur didasari oleh orientasi mahasiswa FISIP yang saat ini banyak menggeluti bidang kewirausahaan. “Sebenarnya kita melihat banyak juga mahasiswa FISIP itu orientasinya sekarang itu tidak hanya sekadar belajar atau jadi aktivis, bahkan ada beberapa teman-teman kita yang memang dia memiliki usaha. Nah itu berarti mahasiswa FISIP punya minat di entrepreneurship-nya jadi kita menyasar itu,” ujarnya.
Diana Alifa, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) BEM FISIP UNAIR menyebutkan tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk mengembangkan cara berpikir mahasiswa FISIP, khususnya mahasiswa yang tengah menjalankan usaha, bahwa seorang entrepreneur dapat memberikan dampak dan perubahan yang besar bagi masyarakat. “Seperti yang dikatakan oleh Pak Totok Lusida (Ketua REI) seorang enterpreneur memiliki peranan yang sangat besar, di mana seorang enterpreneur dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian hingga menciptakan new value, new products, dan social change,” ujarnya
“Selain itu, output dari kegiatan ini mahasiswa FISIP UNAIR maupun umum mengetahui akan jalan kesuksesan yang diraih dalam dunia enterpreneur di sisi lain mengetahui bagaimana berwirausaha sambil beramal,” pungkasnya.
Artikel ini mencerminkan poin 4 dan 9 Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB. (SA).




