Universitas Airlangga Official Website

Bangun Kekuatan Maritim Indonesia karena Laut Kita Masa Depan Kita

Berita UNAIR Pascasarjana, Sabtu,15 Februari 2025  –  Airlangga Forum pada Jumat, 14 Februari 2025 mengangkat topik tentang kekuatan maritim Indonesia dengan pembicara dari Akademi Angkatan Laut (AAL) yaitu Laksamana Muda TNI Dato Rusman Sutan Nurdin, S.E., M.Si selaku Gubernur Akademi Angkatan Laut dan Laksamana Pertama TNI Arif Badrudin, M. Mgt., Stud selaku Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut. Kedua narasumber sama-sama mengupas tentang bagaimana membangun kekuatan maritim Indonesia, baik melalui tansformasi digital dan modernisasi di TNI AL maupun membangun kepemimpinan maritim yang visioner menuju Indonesia Emas 2045.

Menghadapi kompleksitas negara kepulauan, Laksamana Muda TNI Dato Rusman menyatakan bahwa TNI Angkatan Laut sudah memiliki instrumen keamanan yang cukup kuat, terutama instrumen berbasis teknologi digital. TNI AL saat ini sudah mengembangkan big data dan cyber warfare guna menghadapi ancaman keamanan siber. “Proses penerapan teknologi, informasi, dan komunikasi ini berguna untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kesiapan tempur,” ujarnya. Adapun tantangan dalam proses transformasi digital TNI AL menuju 4.0 yang utama adalah masalah sumber daya. “Dan untuk menambah pengetahuan sosial tersebut, kami mengirimkan para prajurit untuk belajar di luar negeri,” tambahnya. 

Di samping itu, Angkatan Laut juga berupaya meningkatkan kapasitas para taruna di lingkungan Akademi Angkatan Laut guna menghadapi kompleksitas keamanan Indonesia sebagai negara kepulauan. Peningkatan kapasitas tersebut, ujar Laksamana Pertama Arif Badrudin, dilakukan dengan cara mendidik para taruna di AAL menjadi tanggap, tanggon, dan trengginas. “Penguasaan teknologi tinggi merupakan sarana pendukung untuk mewujudkan semua itu,” tambah Arif Badrudin. 

Dalam menghadapi Indonesia Emas 2045, AAL telah melakukan beberapa hal, antara lain perubahan kurikulum menjadi STEM dengan penguatan bidang teknologi AI dan robotik. Tidak hanya kepada para taruna, penguatan bidang teknologi AI juga dilakukan terhadap para dosen dan pejabat struktural di AAL. “Kepemimpinan yang paling sederhana tapi paling sulit dilakukan adalah keteladanan. Karena itu, seorang pemimpin harus konsisten sehingga anak buah cukup melihat saja sehingga pemimpin bisa menjadi figur,” tutupnya. 

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)