Universitas Airlangga Official Website

PAKAR UNAIR BAGIKAN TIPS LEBARAN SEHAT TANPA KALAP

Menjaga Keseimbangan Usus, Nikmati Hari Raya Tanpa Gangguan Kesehatan

Berita UNAIR Pascasarjana, Selasa, 01 April 2025  –  ‎‎Setelah sebulan penuh berpuasa, umat Muslim di seluruh dunia merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita. Namun, perayaan ini seringkali diiringi dengan perubahan pola makan yang drastis, dari yang teratur saat puasa menjadi berlebihan saat Lebaran. Untuk memahami lebih lanjut mengenai dampak perubahan pola makan ini terhadap kesehatan, khususnya kesehatan usus, kami mewawancarai Dr. Waode Fifin Ervina, seorang pakar gizi dari Prodi Imunologi Sekolah Pascasarjana UNAIR.

‎Perubahan Pola Makan dan Dampaknya pada Usus

‎”Perubahan pola makan yang tiba-tiba, terutama konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, mengganggu keseimbangan bakteri di usus,” jelas Dr. Fifin. “Bakteri jahat menjadi lebih dominan, menyebabkan penurunan sistem imun, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan lainnya.”

‎Makanan-makanan khas Lebaran seperti opor, rendang, kari, serta kue-kue manis dan minuman bersoda, seringkali menjadi penyebab utama gangguan ini. Dr. Fifin menekankan pentingnya membatasi porsi dan memperbanyak konsumsi serat dari sayur dan buah.

‎Menjaga Kesehatan Usus Selama Lebaran
‎”Perbanyak konsumsi air putih, sekitar 1,5-2 liter per hari,” saran Dr. Fifin. “Tambahkan menu salad sayur dan buah, buah-buahan segar, jus buah, dan kacang-kacangan. Hindari konsumsi makanan manis berlebihan.”
‎Selain itu, menjaga keseimbangan asupan makanan dengan memperbanyak konsumsi serat akan menjaga kesehatan usus selama lebaran.

‎Dampak pada Usia 30 Tahun ke Atas
‎Dirinya juga menyoroti dampak khusus bagi orang berusia 30 tahun ke atas. “Metabolisme tubuh menurun setelah usia 30 tahun. Makanan tinggi lemak lebih sulit diproses, menyebabkan penimbunan lemak dan obesitas. Ini dapat memicu masalah kesehatan serius seperti penyakit jantung, diabetes, dan gangguan mental,” jelas dosen yang telah mengeluarkan buku “Manifestasi Inflamasi Akibat Luka Bakar pada Mukosa.”

‎”Lebaran adalah momen kebahagiaan. Dengan menjaga pola makan yang seimbang, kita bisa merayakan hari raya tanpa mengorbankan kesehatan,” tutup Dr. Fifin.

‎Dengan menjaga pola makan yang sehat dan seimbang, kita dapat menikmati kebahagiaan Idul Fitri tanpa mengorbankan kesehatan.

Gut Organ Axis
‎”Gut organ axis adalah hubungan antara kesehatan usus dan organ-organ tubuh lainnya,” ungkap Dr. Fifin. “Pola makan yang buruk saat Lebaran dapat mengganggu keseimbangan bakteri usus, yang pada gilirannya mempengaruhi kesehatan organ-organ vital.”
‎Istilah ini menjelaskan bahwa kesehatan usus sangat mempengaruhi kesehatan organ-organ lainnya, sehingga penting untuk menjaga kesehatan usus.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)