Universitas Airlangga Official Website

Potensi Paenibacillus Alvei LMG II-14, Bakteri Endofit dari Tumbuhan Mangrove sebagai Penambat Nitrogen

Foto oleh nationaltrust.org.ky

Indonesia merupakan negara agraris, sektor pertanian memegang peranan penting dari keseluruhan perekonomian nasional. Pertanian di Indonesia seringkali mengalami permasalahan yang hampir terjadi setiap tahun seperti hasil panen menurun, banyak serangan hama, daun tanaman menguning dan lain sebagainya. Ketersediaan unsur N dalam tanah merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Sementara itu, udara mengandung kurang lebih 78% N, tetapi tanaman tidak dapat menggunakannya secara langsung, sehingga pupuk N selalu ditambahkan sebagai input produksi tanaman (Hindersah dan Tualar, 2004).

Pupuk nitrogen kimia bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan tanaman akan nitrogen, namun penggunaan yang berlebihan dan tidak sesuai aturan akan berdampak pada menurunnya kesuburan tanah, hilangnya mikroorganisme penyubur tanah dan perubahan ekosistem tanah (Sulistiyani dan Lisdiyanti, 2016). Dampak negatif tersebut dapat terjadi karena beberapa pupuk anorganik memiliki kandungan logam berat (seperti kadmium dan kromium) dan radionuklida dengan konsentrasi tinggi (Savei, 2012). Untuk mengatasi permasalahan tersebut, petani berusaha mencari alternatif lain, di antaranya dengan pemanfaatan pupuk organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang atau pupuk yang berbasis mikroba, yang dikenal dengan istilah pupuk hayati atau biofertilizer.

Fatimah dkk. (2021) telah berhasil mendapatkan  20 isolat bakteri dari tumbuhan mangrove Pantai Kutang Lamongan, yang diberi kode isolat LMG II-1 sampai dengan LMG II-20. Dari 20 Isolat bakteri yang telah diisolasi, terdapat 10 isolat bakteri yang berpotensi sebagai penambat nitrogen. Bakteri-bakteri ini nantinya dapat digunakan sebagai kandidat penyusun formula biofertilizer sebagai solusi dalam mengatasi permasalahan penurunan kualitas tanah akibat penggunaan pupuk kimia.

Isolat bakteri endofit penambat nitrogen dari mangrove Pantai Kutang Lamongan memiliki karakteristik makroskopis yang berbeda-beda, sedangkan pada hasil pengamatan mikroskopis kesepuluh bakteri yang penambat nitrogen memiliki bentuk sel yang didominasi oleh bentuk batang atau basil, gram positip  dengan ukuran bakteri 2-3 μm x <1-1 μm. Satu isolat bakteri yang paling potensial dalam menambat nitrogen diberi nama berdasarkan penanda molekuler gen 16S rRNA yaitu  isolat LMG II-14, sebagai Paenibacillus alvei LMG II-14. Paenibacillus alvei diketahui memiliki aktivitas sebagai agen biokontrol alami terhadap patogen tanaman, juga dapat menghasilkan hormon yang memacu pertumbuhan tanaman (Meng et al., 2018; Gkikas et al., 2021).

Penulis: Dr. Fatimah, S.Si., M.Kes.

Url: https://journal.unesa.ac.id/index.php/risetbiologi/article/view/16676