Perkembangan gigi dapat memberi petunjuk tentang tahap pertumbuhan seseorang. Dalam kedokteran gigi anak, informasi ini membantu dokter menilai perkembangan gigi dan merencanakan perawatan. Dalam ilmu forensik, kondisi gigi juga dapat membantu memperkirakan usia seseorang ketika data kelahiran tidak tersedia.
Salah satu gigi yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut adalah gigi taring permanen di rahang atas. Gigi ini tumbuh dalam waktu yang cukup panjang, mulai dari masa kanak-kanak hingga remaja. Selama proses tersebut, gigi bertambah panjang dan akarnya berkembang. Bukaan di ujung akar juga berubah ukuran sebelum menutup ketika gigi mencapai tahap matang.
Perubahan bentuk tersebut dapat terlihat melalui pemeriksaan CT scan. Panjang gigi dan ukuran bukaan pada ujung akar kemudian dapat digunakan sebagai petunjuk untuk memperkirakan usia.
Metode penentuan usia melalui gigi biasanya membagi perkembangan gigi ke dalam beberapa tahap. Cara ini mudah digunakan, tetapi belum menggambarkan perubahan kecil yang terjadi selama pertumbuhan. Beberapa penelitian mulai menggunakan kecerdasan buatan untuk mengenali pola yang lebih rumit. Namun, sebagian model hanya memberikan hasil akhir tanpa menunjukkan bagian gigi yang memengaruhi perhitungan.
Tim peneliti mengembangkan model bernama New Nonlinear Age Estimation atau NAGE. Model ini memperkirakan usia berdasarkan tiga ukuran pada gigi taring rahang atas, yaitu panjang gigi serta lebar terpendek dan terpanjang dari bukaan di ujung akar. Peneliti dapat melihat hubungan antara perubahan bentuk gigi dan usia yang dihasilkan oleh model.
Penelitian ini melibatkan 377 orang berusia 1-23 tahun yang pernah menjalani pemeriksaan CT di Niigata University Medical and Dental Hospital, Jepang. Peneliti menggunakan 726 gigi taring dari 365 orang untuk menyusun model. Mereka juga menggunakan 75 hasil pemeriksaan berulang dari 14 orang berusia 3-15 tahun untuk menguji kinerja model pada waktu yang berbeda.
Peneliti mengamati gigi melalui potongan gambar CT dari beberapa arah. Mereka mengukur panjang gigi dari ujung mahkota hingga ujung akar. Mereka juga mengukur bagian tersempit dan terlebar dari bukaan di ujung akar. Pengukuran yang dilakukan kembali pada sebagian gambar menunjukkan hasil yang konsisten.
Hasil penelitian memperlihatkan dua pola pertumbuhan. Panjang gigi meningkat dengan cepat pada masa awal pertumbuhan, lalu melambat ketika gigi mendekati ukuran maksimal. Sementara itu, bukaan di ujung akar sempat melebar pada masa awal perkembangan, kemudian menyempit hingga akhirnya menutup.
Tim peneliti memasukkan kedua pola tersebut ke dalam satu rumus NAGE. Pembelajaran mesin membantu mencari nilai dalam rumus yang paling sesuai dengan data penelitian. Model tetap menggunakan tiga ukuran gigi yang jelas, sehingga dokter atau peneliti dapat mengetahui bagian gigi yang memengaruhi hasil perkiraan usia.
Pada kelompok usia 1-23 tahun, tingkat eror perkiraan model setara dengan 1,89 tahun. Hasilnya lebih baik pada kelompok usia 1-16 tahun, dengan tingkat eror sebesar 1,29 tahun. Semakin kecil angka tersebut, semakin dekat hasil perkiraan model dengan usia sebenarnya. Uji statistik juga tidak menemukan perbedaan yang bermakna antara usia hasil perkiraan dan usia sebenarnya pada kelompok yang diteliti.
Peneliti kemudian menguji model menggunakan 75 pemeriksaan berulang dari orang yang sama. Secara rata-rata, usia yang diperkirakan oleh model hanya 0,12 tahun atau sekitar 1,4 bulan lebih tinggi daripada usia sebenarnya. Tingkat eror keseluruhan pada pengujian ini sekitar 0,99 tahun. Gigi taring kanan dan kiri juga menunjukkan pola pertumbuhan yang hampir sama.
NAGE dapat membantu dokter menilai perkembangan gigi anak. Dalam bidang forensik, model ini dapat memberikan informasi tambahan saat peneliti perlu memperkirakan usia seseorang. Hasilnya tetap perlu dibandingkan dengan kondisi gigi lain, tulang, dan informasi pendukung lainnya.
Model ini memiliki beberapa keterbatasan. Peneliti menyusunnya berdasarkan data penduduk Jepang dan hanya memakai gigi taring rahang atas. Kemampuannya juga menurun setelah pertumbuhan gigi selesai. Pada usia yang lebih tua, bukaan ujung akar sudah menutup dan panjang gigi hampir tidak berubah. Akibatnya, model lebih sulit membedakan pertambahan usia setelah masa remaja.
Kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Penelitian ini mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan metode yang dapat membantu dokter menilai pertumbuhan gigi dan merencanakan perawatan gigi anak. Model ini juga dapat menambah informasi dalam pemeriksaan forensik.
Penggunaan CT scan, rumus pertumbuhan, dan pembelajaran mesin juga mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Penelitian ini menunjukkan bagaimana teknologi pencitraan medis dan pengolahan data dapat digabungkan untuk menghasilkan metode pemeriksaan yang lebih mudah dipahami.
Kesimpulan
Tiga ukuran pada gigi taring rahang atas dapat membantu memperkirakan usia seseorang. Model NAGE memberikan hasil terbaik pada kelompok usia 1-16 tahun, ketika gigi masih mengalami pertumbuhan. Dasar perhitungannya berasal dari panjang gigi dan ukuran bukaan ujung akar, sehingga pengguna dapat memahami bagaimana model menghasilkan perkiraan usia.
Penelitian selanjutnya perlu menguji model ini pada penduduk dari negara lain dan pada jenis gigi yang berbeda. Pengujian tersebut diperlukan sebelum NAGE dapat digunakan secara lebih luas dalam kedokteran gigi dan ilmu forensik.
Ditulis oleh Beshlina Fitri Widayanti Roosyanto Prakoeswa, Departemen Odontologi Forensik, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga.
Sumber Artikel Jurnal
Artikel ilmiah populer ini diambil dari artikel jurnal berjudul Application of a Novel Age Estimation Model Based on Permanent Maxillary Canine Morphometric Features in a Japanese Population, yang diterbitkan dalam jurnal Oral Radiology pada tahun 2026.
Penulis: Beshlina Fitri Widayanti Roosyanto Prakoeswa, Hideyoshi Nishiyama, Taichi Kobayashi, Makiko Ike, Masaki Takamura, Yutaka Nikkuni, Kouji Katsura, Diem T. Vo, dan Takafumi Hayashi.
DOI dan tautan artikel: https://doi.org/10.1007/s11282-026-00952-4





