Permasalahan yang paling sering ditemui dalam budidaya ikan adalah penyakit yang dapat menyebabkan menurunnya tingkat produksi ikan. Parasit merupakan salah satu penyakit infeksius yang terdapat dalam budidaya ikan. Keberadaan parasit dapat menyebabkan menurunnya kualitas pertumbuhan produksi ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi prevalensi ektoparasit pada ikan nila di Sidoarjo, Indonesia. Sebanyak 96 sampel dari dua kolam diperiksa di bawah mikroskop untuk mengetahui keberadaan ektoparasit yang terdapat pada bagian luar tubuh ikan. Sampel diambil dari bagian kulit, sirip, ekor, dan insang dengan metode native dan diamati di bawah mikroskop di Laboratorium Divisi Parasitologi, Fakultas Kedokteran Hewan, Universitas Airlangga. Hasil penelitian ini menunjukkan 86 sampel positif terinfeksi ektoparasit dan 10 sampel negatif. Ektoparasit yang ditemukan pada penelitian ini adalah Trichodina sp., Chilodonella sp., Ichthyophthirius multifillis, Gyrodactylus sp., dan Dactylogyrus sp. Prevalensi tertinggi adalah Trichodina sp. dan Dactylogyrus sp. Jumlah ikan yang terinfestasi ektoparasit sebesar 89,56%, hal ini tergolong dalam kategori biasa. Prevalensi tertinggi terjadi pada infestasi Trichodina sp. yaitu sebesar 72,91% yang terdapat pada 70 sampel. Sedangkan prevalensi terendah terdapat pada Gyrodactylus sp. sebesar 8,32% pada 8 sampel ikan. Infeksi ganda dari dua kolam yang berbeda sebesar 70% pada 33 sampel yang termasuk dalam kategori biasa.
Penulis: Prof. Dr. Tita Damayanti Lestari, drh., M.Sc.





