Universitas Airlangga Official Website

Pusat Halal UNAIR Raih Penghargaan UB Halal Metric

Tim Pusat Halal menerima penghargaan dalam ajang Indonesia Halal Ecosystem Summit & Halal Metric Awards 2026 yang diselenggarakan di Universitas Brawijaya, Selasa (5/5/2026) (Foto: Pusat Halal)

UNAIR NEWS – Pusat Halal Universitas Airlangga (UNAIR) terus mewujudkan komitmennya terhadap penguatan industri dan ekosistem halal yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Hal ini terbukti dengan perolehan berbagai penghargaan dari gelaran UB Halal Metric 2026 pada (5/5/2026) dengan tema Orchestrating the Halal Ecosystem: Bridging Research, Infrastructure, and Policy. 

Dr Abdul Rahem MKes Apt, selaku ketua Pusat Halal UNAIR menyatakan bahwa pencapaian tersebut tidak menjadi target utama lembaga. Menurutnya, Pusat Halal memiliki tanggung jawab untuk bekerja sesuai tupoksi amanah dari Rektor UNAIR.

“Ekosistem halal di lingkungan UNAIR sebenarnya tidak mengharapkan reward yang diberikan itu. Tentu jika ditanya apakah senang Pak mendapatkan penghargaan itu? Ya wajar ya, tentu senang. Akan tetapi itu bukan target yang harus kami capai ya,” ungkapnya. 

Upaya Pusat Halal dalam mendukung pengembangan akademik dan tata kelola kampus berjalan berdasarkan asas Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Dalam bidang penelitian, Pusat Halal secara rutin membuka hibah penelitian halal bagi dosen setiap tahunnya dengan berbagai fokus kajian. Mulai dari bahan baku, laboratorium, obat-obatan, hingga kebijakan halal. 

“Amanah sebagian dana dari universitas itu digunakan untuk penelitian-penelitian. Kami membuka kesempatan secara terbuka kepada dosen untuk mengakses dana penelitian tersebut. Khususnya dana hibah penelitian halal setiap tahunnya,” ucapnya.

Pusat Halal juga turut menggagas program di bidang pengabdian masyarakat dan pendidikan. Salah satunya melalui sertifikasi halal bagi pelaku usaha dengan LP3H untuk skema self-declare dan  Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) untuk sertifikasi reguler serta mengintegrasikan materi terkait halal dan penyelia halal ke dalam perkuliahan.

Tidak hanya itu, Pusat Halal juga cara aktif mengadakan pembinaan  UMKM. Antara lain melalui workshop, seminar, diskusi, hingga pemberian fasilitas promosi produk halal di lingkungan kampus. 

Ke depan, Pusat Halal menargetkan sejumlah upaya peningkatan level LPH yang sebelumnya hanya mencakup wilayah Jawa Timur menjadi level nasional hingga internasional. Rahem menyebut bahwa jumlah auditor halal yang telah memenuhi persyaratan serta cakupan kompetensi yang lengkap menjadi faktor utama rancangan tersebut.

Selain itu, Pusat Halal tengah mengupayakan pengesahan sebagai lembaga pelatihan halal oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang telah mereka ajukan sejak Oktober 2025. Adapun upaya tersebut harapannya memberikan dampak lebih luas baik bagi civitas academica dan masyarakat umum. 

“Karena jumlah auditor kami sudah lebih dari 20 sehingga telah memenuhi syarat untuk menjadi lembaga pemeriksa halal berlevel nasional maupun internasional. Nantinya, jika kami sudah masuk level nasional maupun internasional, jangkauan kami menjadi lebih luas. Manfaat dari Pusat Halal UNAIR itu akan semakin terasa di masyarakat-masyarakat di luar provinsi, khususnya untuk lembaga pemeriksa halal,” pungkasnya. 

Penulis: Amelia Farah P I

Editor: Yulia Rohmawati