Rilis: Fenomena Haji Ekstrem: Spiritualitas, Resistensi Sosial, atau Komodifikasi Ibadah?

1 Views•1 minutes read

UNAIR NEWS – Perjalanan ke Tanah Suci selalu menjadi impian banyak umat Muslim. Namun, tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk menunaikan ibadah haji melalui jalur konvensional. Belakangan ini, fenomena masyarakat yang memilih berjalan kaki, menaiki sepeda ontel, atau bahkan menggunakan perahu menuju Mekkah.

Dekan sekaligus Guru Besar FISIP UNAIR, Prof Dr Bagong Suyanto Drs MSi, menyoroti bagaimana fenomena ini berkembang di era digital. Terkhusus beberapa individu yang melakukan perjalanan ekstrim ke Mekkah turut memanfaatkan media sosial untuk menyiarkan perjalanannya secara langsung.

This site is registered on wpml.org as a development site. Switch to a production site key to remove this banner.