Universitas Airlangga Official Website

RSTKA dan PMB Dibahas dalam WUACD Hari Pertama

Proses berlangsungnya WUACD hari pertama yang dilaksanakan di Kantor Manajemen Kampus MERR C UNAIR pada Rabu (9/11/2022). (Sumber: Dokumentasi panitia)

UNAIR NEWSWorld University Association for Community Development (WUACD) merupakan bukti nyata kontribusi sebuah institusi kepada masyarakat. WUACD berdiri atas inisiasi dari Universitas Airlangga (UNAIR) untuk pengembangan masyarakat pada 2018 lalu. Platform ini juga menjadi bentuk kolaborasi terpadu antara universitas yang ada di seluruh dunia dalam bidang pengembangan masyarakat yang mendukung berjalannya Sustainable Development Goals (SDGs).

Pada tahun ini WUACD Summit and Conference dilaksanakan di Surabaya dengan UNAIR sebagai tuan rumahnya. Hari pertama acara tersebut berlangsung pada Rabu (9/11/2022) di Kantor Manajemen Kampus C MERR UNAIR. Ada beberapa hal yang dibahas dalam kesempatan tersebut seperti keberlangsungan WUACD kedepannya dan program-program yang akan dijalankan.

UNAIR turut memaparkan beberapa program yang sudah dijalankan dan berhubungan dengan pengembangan masyarakat. Program tersebut diantaranya Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) dan Psikologi Mencari Bakat.

Prof Dr Ni Nyoman Tri Puspaningsih MSi sebagai Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Community Development menerangkan bahwa peran RSTKA sangat bermanfaat bagi pelayanan pengembangan masyarakat.

“Rumah sakit terapung ini didirikan karena banyaknya daerah terpencil di Indonesia. Dengan adanya RSTKA dapat mendukung pendistribusian beberapa komponen pokok seperti energi, makanan, atau kesehatan utamanya untuk pelayanan vaksin Covid-19,” terangnya.

Keadaan Indonesia yang dianugerahi dengan banyaknya kepulauan membuat pemerataan pelayanan utamanya kesehatan tidak mudah. “Selain memberikan pelayanan kesehatan, RSTKA juga memberikan masyarakat edukasi,” kata Nyoman.

dr Niko Azhari Hidayat Sp BTKV(K) sebagai koordinator program kesehatan dan lingkungan WUACD turut menyampaikan program tentang Psikologi Mencari Bakat (PMB). Program tersebut merupakan program yang dilaksanakan oleh Fakultas Psikologi UNAIR. PMB ditujukan bagi anak-anak dengan berkebutuhan khusus yang juga bekerja sama dengan praktisi psikologi.

PMB berkolaborasi dengan WUACD sejak 2021 dengan menghadirkan juri tamu dari Malaysia. Pada saat itu PMB berhasil memberikan 466 anak berkebutuhan khusus wadah untuk menunjukkan bakat dan minatnya.

“Perbedaan program ini dengan program lainnya adalah program ini dapat memberikan rasa percaya diri kepada anak berkebutuhan khusus. Mereka bisa bermain, mengasah kemampuan, mendapatkan kemampuan potensial di sekitar lingkungan,” tutupnya.

Selain membahas program dan rencana kedepan, pada kesempatan ini turut dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman dengan berbagai institusi luar negeri yang hadir pada kesempatan ini. (*)

Penulis: Icha Nur Imami Puspita

Editor: Binti Q. Masruroh