Universitas Airlangga Official Website

School of Mawapres UNAIR Ajang Persiapan Menuju Pilmapres 2023

Foto Pemateri bersama calon PILMAPRES dan Tim Garuda Sakti di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Airlangga, MERR-C pada Sabtu (11/3/2023) (Foto: Dok. Panitia)

UNAIR NEWS – Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UNAIR menyelenggarakan School of Mawapres (SOM) sebagai upaya pembinaan dan persiapan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Universitas Airlangga tahun 2023. Acara yang mengusung tema “Capaian Prestasi” itu, dilaksanakan di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Kampus MERR-C pada Sabtu (11/3/2023).

Acara tersebut, diikuti oleh calon-calon mahasiswa berprestasi yang telah terpilih dan menjadi perwakilan dari masing-masing fakultas. Dari kegiatan itu, diharapkan dapat mewakili UNAIR ke tingkat nasional.  

Sebagai informasi, kegiatan tersebut terdiri atas tiga rangkaian acara, yakni episode pertama dilaksanakan pada Sabtu (11/3/2023), dilanjutkan dengan episode kedua pada Sabtu (18/3/2023) mendatang, dan terakhir episode ketiga pada Sabtu (25/3/2023).

Mewakili pihak Ditmawa UNAIR, Edith Frederika Puruhito SKM Msc (MedSci) mengatakan bahwa kegiatan School of Mawapres merupakan kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan pada tahun ini. Dalam pelaksanaan kegiatan itu sendiri, jelasnya, tim Ditmawa UNAIR dibantu oleh tim Garuda Sakti (GS). 

“Kita berusaha untuk mengadakan pembinaan supaya UNAIR dapat kembali berjaya dan bisa mengirimkan perwakilan sebagai mahasiswa berprestasi,” paparnya.

Setelah pemaparan materi nanti, lanjutnya, akan dilaksanakan pengisian portofolio bagi peserta yang akan didampingi oleh teman-teman dari Garuda Sakti. Sementara itu, Catur Dian Setiawan, SFarm MKes Apt sebagai pemateri menyampaikan, selama lima tahun terakhir, UNAIR belum bisa memberikan yang terbaik di tingkat nasional. 

“Dimana capaian paling tinggi berada di top five untuk tingkat nasional. Setelah dilihat capaian tiap tahun yang seperti itu, maka tahun ini ada perubahan pola pengelolaan yaitu semester awal-awal kita akan libatkan mahasiswa untuk pembinaan, sehingga Pilmapres bukan menjadi hal yang tiba-tiba,” ujarnya.

“Untuk pendaftaran PILMAPRES biasanya ada di bulan Mei, kemudian ada seleksi tahap 1 yaitu seleksi wilayah, setelah lulus seleksi wilayah baru akan diajukan ke tingkat nasional,” tambahnya.

Salah satu yang menjadi permasalahan, lanjutnya, yaitu profil capaian unggulan. Perlu diketahui bahwa dalam Pilmapres, peserta harus menyiapkan profil prestasi berupa capaian unggulan, gagasan, tulisan dan poster berupa CV. 

“Adik-adik mulai dari semester dua, empat, dan enam akan diajari bagaimana menyiapkan portofolio, CV, dan bagaimana cara membuat presentasi dengan baik yang berujung pembuatan video presentasi. Harapannya nanti pada saat ada seleksi dan perubahan model apapun kita sudah siap,” tegasnya.

Pada akhir, Catur menjelaskan bahwa capaian unggulan berupa profil bukti prestasi  terdiri atas tujuh item yang bisa ditampilkan. Tujuh hal itu, di antaranya meliputi prestasi kompetisi, pengakuan, penghargaan, karir organisasi, hasil karya, pemberdayaan aksi kemanusiaan, dan Kewirausahaan. 

“Dalam setiap item tersebut perlu memperhatikan bidang dan kategorisasinya masing-masing. Kategori yang paling tinggi adalah kategori A yang merupakan kategori tingkat internasional,” pungkasnya. 

Penulis: Tia Restutika

Editor: Nuri Hermawan