UNAIR NEWS – Sekolah Pascasarjana, Universitas Airlangga mengadakan Workshop terkait kepenulisan artikel populer pada Jumat (27/10/2023). Acara itu berlangsung di Ruang Rote, Gedung ASSEC Tower, Kampus Dharmawangsa UNAIR. Hadir dalam kegiatan itu Direktur Sekolah Pascasarjana, dosen, akademisi hingga mahasiswa S2 UNAIR.
Dalam acara itu hadir Juneka Subaihul Mufid, Redaktur Opini Jawa Pos sebagai pembicara yang expert pada bidang menulis terutama artikel populer. Pada awal acara, Mas Jun sapaan akrab pembicara membuka dengan sebuah kutipan “Pengalaman Siapapun adalah Guru yang Terbaik”.
Juneka juga menyampaikan bahwa pada para peserta sudah terbiasa menulis, contohnya menulis artikel ilmiah. Menurutnya, menulis artikel populer tidak serumit ketika menulis artikel ilmiah.
“Kalau saya ibaratkan, menulis artikel ilmiah itu seperti merawat pohon bonsai dengan sangat teliti. Kalau menulis artikel populer tidak serumit itu karena menggunakan bahasa populer sehari-hari,” ujarnya.
Opini Ala Jawa Pos
Juneka memaparkan terkait penilaian Jawa Pos dalam menerima dan menyeleksi kriteria artikel opini. Ia menyampaikan bahwa rubrik opini Jawa Pos adalah ruang publik untuk menyampaikan gagasan, analisis dan perspektif dari pembaca setia terkait persoalan aktual, terkini dan menarik.
“Atau bisa juga merupakan refleksi, pandangan baru atas fenomena masyarakat,” tandasnya.
Selanjutnya dalam pemaparan materi, Juneka menyampaikan penting untuk mengetahui iklim, kebiasaan, penilaian Jawa Pos. Jika ingin mengirimkan tulisan, lanjutnya, tak lupa untuk mempersiapkan tulisan artikel sesuai penilaian Redaktur Opini.
“Redaktur opini adalah orang jurnalis yang pertimbangan nya menilai news value apakah tulisan opini tersebut layak atau tidak,” katanya.
Tips Menulis Artikel Populer
Juneka memberikan tips menulis artikel opini populer pada peserta. Pertama tulisan memuat persoalan, topik terkini, aktual. Ia juga menyampaikan, jika ingin termuat tulisannya maka harus mengetahui isu dan topik apa yang sedang ramai, terutama oleh redaksi Jawa Pos.
“Biar tahu, berita apa yang sedang ramai dan dibahas redaksi, Itu ada headline Jawa Pos, anda bisa membaca dan menulis topik tersebut sesuai dengan latar belakang Anda sekalian,” jelasnya.
Pada poin kedua, Juneka menyampaikan bisa juga menulis dari opini penulis sebelumnya dengan mengambil point of view berbeda. Yang ketiga adalah menulis sesuai dengan jati diri dengan membuat tajuk rencana.
Pada akhir ia mengingatkan tentang do and donts saat mengirimkan tulisan ke media. Kenali media dan redaksi juga headline, pola penulisan dan aturan yang berlaku. “Kepiawaian menulis itu akan berkembang sesuai jam terbang anda,” pungkasnya.
Penulis: Tsaqifa Farhana Walidaini
Editor: Nuri Hermawan





