Universitas Airlangga Official Website

Sidang Dies Natalis ke-70, Ketua Senat Akademik Dorong Pengembangan Berkelanjutan

Ketua Senat Akademik UNAIR, Prof Djoko Santoso dr PhD SpPD KGH FINASIM saat memberikan sambutan dalam Sidang Dies Natalis ke-70 UNAIR (Foto: PKIP UNAIR)
Ketua Senat Akademik UNAIR, Prof Djoko Santoso dr PhD SpPD KGH FINASIM saat memberikan sambutan dalam Sidang Dies Natalis ke-70 UNAIR (Foto: PKIP UNAIR)

UNAIR NEWS – Dalam rangka memperingati hari jadiĀ ke-70 dan Lustrum ke-XIV, Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan Sidang Dies Natalis pada Senin (11/9/2024). Sidang tersebut bertempat di Aula Garuda Mukti, Lantai 5, Kantor Manajemen Kampus MERR-C UNAIR.Ā 

Hadir memberikan sambutan, Ketua Senat Akademik UNAIR, Prof Djoko Santoso dr PhD Sp PD K-GH FINASIM. Prof Djoko menyampaikan tujuan dari 70 tahun UNAIR berdiri sebagai bentuk sumbangsih dan kontribusi kepada negara. 

ā€œPuji syukur yang tak terhingga sehingga kita bisa punya kesempatan untuk muamalah melalui Universitas Airlangga yang kita cintai. Demi bisa memberikan sumbangsih untuk negeri, masyarakat, dan bangsa kita sejahtera. Itulah tujuan utama 70 tahun Universitas Airlangga berdiri,ā€ ucapnya. 

Dalam sambutannya, Prof Djoko juga mengungkapkan bahwa di era disrupsi ini, UNAIR sudah teruji mampu sintas. ā€œUNAIR sudah teruji dari berbagai guncangan luar biasa. Saat pandemi, UNAIR mampu menghasilkan suatu hal yang luar biasa juga. Ini sesungguhnya merupakan rahmat, yang di balik itu semuanya mendapat improve dari Prof Nasih,ā€ jelasnya. 

Suasana Sidang Dies Natalis ke-70 UNAIR yang menghadirkan Ketua Senat Akademik UNAIR (Foto: PKIP UNAIR)
Suasana Sidang Dies Natalis ke-70 UNAIR yang menghadirkan Ketua Senat Akademik UNAIR (Foto: PKIP UNAIR)

Melalui fondasi yang sudah terbangun bahkan sejak pemimpin UNAIR sebelumnya, Prof Djoko mengajak civitas academica untuk tidak gentar. ā€œKita tidak boleh gentar, tidak boleh mundur karena rel yang kita pakai dan visi yang kita canangkan sesungguhnya mencerminkan suatu nilai-nilai luhur,ā€ imbuhnya. 

Prof Djoko juga menekankan pentingnya melakukan pengembangan berkelanjutan sebagai wujud komitmen menjadikan UNAIR sebagai universitas top dunia. ā€œJadikan continuous improvement sebagai pegangan. Jangan sampai era disrupsi kita itu tidak bisa survive karena sesungguhnya kita ini sudah mampu beradaptasi,ā€ ujarnya. 

Maka, Prof Djoko menyebutkan bahwa wajib untuk mencanangkan semangat patriotisme kepada seluruh civitas academica. ā€œDemi mewujudkan Indonesia Emas 2045 mari kita buktikan UNAIR senantiasa berjaya. Jayalah UNAIR, jayalah Indonesia,ā€ pungkasnya. 

Penulis: Mohammad Adif Albarado

Editor: Yulia Rohmawati