Universitas Airlangga Official Website

Tak Hanya Dikukuhkan, Mahasiswa Pascasarjana UNAIR Dibekali Strategi Publikasi Ilmiah Berdampak

Prof Ferry Efendi SKep Ns MPhD saat memaparkan materi Publikasi Ilmiah Selasa (6/8/2026). (Foto: PHMP UNAIR)
Prof Ferry Efendi SKep Ns MPhD saat memaparkan materi Publikasi Ilmiah Selasa (6/8/2026). (Foto: PHMP UNAIR)

UNAIR NEWS – Pintu kesempatan hadir teruntuk orang-orang yang bersungguh-sungguh, terutama dalam menimba ilmu. Mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) telah berhasil dikukuhkan pada Selasa (6/8/2026) di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus C, UNAIR. Terdapat 1798 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu berkumpul mengikuti pengukuhan serta aktif mendapatkan pembekalan dari berbagai narasumber. 

Salah satu narasumber pada pengukuhan adalah Prof Ferry Efendi SKep NsM PhD selaku ketua Lembaga Pengembangan Jurnal, Penerbitan, dan Hak Kekayaan Intelektual (LPJPHKI) Universitas Airlangga. Ia membawakan materi bertajuk Impactful Research and Global Collaboration Bridging High-Impact Publications to SDGs and UNAIR Excellence. 

Kunci Ilmu Pengetahuan yang Berdampak 

Publikasi merupakan kunci dan syarat mahasiswa pascasarjana untuk dapat lulus. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa Pasca Sarjana mempersiapkan dan meneliti secara baik dan benar. “Saat kalian muliah kuliah nanti, publikasi ilmiah dalam ekosistem akademik ini penting. Publikasi sebagai syarat kelulusan dan kontribusi pencapaian SDGs,” tutur Prof Ferry.

Ia juga menyampaikan bahwa UNAIR memiliki wadah yang siap untuk mendukung mahasiswa baru jenjang pascasarjana dalam penelitian melalui bantuan dari pakar-pakar atau dosen ahli di bidangnya masing-masing. “Ini merupakan amanah teman-teman dan kami untuk bisa menghasilkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya berdampak tetapi juga berintegritas,” ujar Feryy.

Indikator kualitas dan Dampak di UNAIR adalah QS WUR yang meliputi Citations per Faculty dan International Research Network, THE yang meliputi Research Environment dan Research Quality, dan KEMDIKTISAINTEK yang berfokus pada riset dan publikasi berdampak. “Jadi sebagai contoh teman-teman silahkan mengupayakan mencari referensi dari jurnal-jurnal berkualitas. Bisa didapatkan melalui jurnal-jurnal internasional bereputasi seperti dari Scopus dan Web of Science (WOS) yang sudah disediakan UNAIR terkait langganannya,” tutur Prof Ferry. 

Tantangan Publikasi 

Saat ini dunia mengalami tantangan publikasi seperti predatory journal yang dapat memengaruhi Research Integrity Risk Index (RI²). RI² tersebut terdiri dari Delisted Journal Risk (D-Rate), Retraction Risk (R-Rate), Self Citations Risk (S-Rate), serta Exploratory Watchlist of Problematic Journals. 

Kemudian, Prof Ferry juga menyampaikan pesan kepada para mahasiswa pascasarjana bahwa publikasi merupakan sebuah perjalanan yang perlu direncanakan. 

“Dengan melakukan riset, menentukan jenis artikel yang sesuai, serta memilih jurnal yang tepat, proses kelulusan teman-teman dapat berjalan lebih lancar dan sesuai jadwal. Teman-teman juga bisa datang ke komunitas kami yaitu Writing Community Pena Airlangga di kantor LIPJPHKI. Kami ada pada setiap hari Jumat pukul sembilan sampai sebelas siang untuk menulis. Selain itu, terdapat layanan Smart Publication Academy (SPA) yang merupakan workshop dari kami yang dapat teman-teman ikuti” ujar Feryy. 

Penulis: Fauziah Kandela

Editor :Ragil Kukuh Imanto