Universitas Airlangga Official Website

Tim FKG UNAIR Raih Juara 1 dan Favorit di Soedirman Dental Scientific Meeting dengan Karya Green Dentistry

Nayyara, Nayla, dan Dian bersama delegasi lainnya setelah kompetisi di Soedirman Dental Scientific Meeting 2025. (Foto: Dok. Pribadi)
Nayyara, Nayla, dan Dian bersama delegasi lainnya setelah kompetisi di Soedirman Dental Scientific Meeting 2025. (Foto: Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Tim Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, yang terdiri dari Nayyara Marshabrina Khaira sebagai leader, Nayla Aulia Ramadhani, dan Dian Kumala Hati, meraih Juara 1 dan kategori Favorit di ajang Temu Ilmiah Nasional x Soedirman Dental Scientific Meeting 2025. Mereka berhasil mengangkat isu keberlanjutan dan green dentistry melalui video edukasi yang inovatif. Dengan bimbingan Prof Dr Taufan Bramantoro drg MKes, karya mereka relevan dengan kebutuhan dunia kedokteran gigi dan menunjukkan bagaimana sektor kedokteran dapat berperan dalam pelestarian lingkungan, serta mengedukasi masyarakat lebih luas.

Proses Persiapan dan Pemilihan Tema

Sejak awal, tim ini sering berdiskusi mengenai keinginan untuk mengikuti lomba bersama. Nayyara mengirimkan informasi tentang lomba yang memiliki kategori video edukasi. “Kami merasa video edukasi adalah bidang yang tepat karena bisa menyampaikan pesan dengan jelas dan mudah dipahami. Kami mendaftar tiga minggu sebelum tenggat waktu dan mulai bekerja keras,” ujar Nayyara, yang juga bertindak sebagai pemimpin tim.

Mereka memilih tema Sustainable Green Dentistry karena kebiasaan sehari-hari yang bisa berkontribusi pada bumi. Misalnya, kebiasaan tidak menutup keran saat menyikat gigi. “Kebiasaan kecil ini sejalan dengan SDGs poin 6.4 tentang efisiensi penggunaan air,” kata Dian, anggota tim. Mereka berharap karya ini dapat menginspirasi banyak orang untuk lebih peduli terhadap masalah lingkungan, terutama terkait dengan pengelolaan sumber daya air yang terbatas di banyak negara dan memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari.

Kunci Keberhasilan dan Pesan yang Disampaikan

Judul karya mereka, “Sustainable Green Dentistry: Sikat Gigi Bikin Boros Air?” menggambarkan isu yang sederhana namun berdampak besar. “Pesan kami adalah mengubah kebiasaan kecil, seperti menutup air keran saat sikat gigi. Meskipun mudah, kebiasaan ini membantu menjaga ketersediaan air dan mendukung konsep Green Dentistry,” jelas Nayla.

Mereka menjelaskan bahwa kebiasaan sederhana seperti ini memiliki dampak besar. “Setiap orang yang menyikat gigi dua kali sehari dan tidak menutup keran bisa membuang 8 galon air per hari. Jika dihitung untuk miliaran orang di dunia, dampaknya sangat besar,” tambah Nayyara. Mereka berharap karya ini dapat menyadarkan banyak orang untuk lebih peduli terhadap penggunaan air dalam kehidupan sehari-hari dan memperkenalkan ide green dentistry yang lebih luas.

Penulis: Dara Devinta Faradhilla
Editor: Ragil Kukuh Imanto