Universitas Airlangga Official Website

Tim PKM FST Atasi Isu Kriminalitas dengan Pendekatan Machine Learning

Tim PKM Patriot kriminalitas FST UNAIR (Foto: Dok. Narasumber)
Tim PKM Patriot kriminalitas FST UNAIR (Foto: Dok. Narasumber)

UNAIR NEWS – Patriot Kriminalitas adalah panggilan salah satu Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Riset Sosial Humaniora (RSH) FST Universitas Airlangga (UNAIR) yang lolos pendanaan. Tim yang beranggotakan Grace Lucyana Koesnadi, Muhammad Rizal Anggriawan, Talitha Zuleika, Moch Rasyid Aditya Putra, dan Najwa Khoir Aldawiyah berasal dari program studi S1 Statistika.

Tim tersebut di bawah bimbingan Dr M Fariz Fadillah Mardianto, SSi, MSi, dosen Statistika UNAIR. Dengan melihat data pada tahun 2023 yang mengungkapkan bahwa Kota Surabaya merupakan kota yang memiliki tingkat kejahatan dan kriminalitas tertinggi di Provinsi Jawa Timur, Patriot Kriminalitas mengangkat isu tersebut dengan judul “Pemetaan Persepsi Masyarakat terhadap Kriminalitas di Kota Surabaya Menggunakan Konsep Machine Learning untuk Memperkuat Hilirisasi Informasi Menuju Surabaya yang Aman”.

Grace mengatakan bahwa penelitian ini bermula dari perbincangan ‘iseng’ tentang pengolahan data kriminalitas  pada suatu proyek mata kuliah. Kemudian, perbincangan tersebut berlanjut dengan berkaca pada sudut pandang yang berbeda terhadap pendekatan pengolahan data kriminalitas. Rasyid menambahkan jika terdapat potensi besar di dalam data kriminalitas Surabaya.

“Potensi tersebut dapat menjadi sebuah riset yang bisa membantu warga Surabaya dalam pencegahan dan penanganan terkait kriminalitas yang terjadi di Kota Surabaya,” ujar Rasyid.

Sementara itu, Talitha menjelaskan bahwa proses pengumpulan data dan teknik analisis data sempat menjadi tantangantersendiri bagi tim Patriot Kriminalitas.

“Cukup sulit bagi kami untuk mengumpulkan data yang berupa komentar-komentar masyarakat terkait isu kriminalitas di Surabaya dari media sosial X. Mengingat keterbatasan data yang ada, kami juga mengumpulkan data dari beberapa instansi, seperti Polrestabes Surabaya dan Suara Surabaya. Walaupun tantangannya menurut saya cukup berat, tetapi tim kami berhasil mengatasi hal tersebut step by step. Sekarang hanya tinggal pengolahan untuk analisis datanya saja,” ungkap Talitha.

Anggota lainnya, Rizal berharap hasil riset yang mereka lakukan dapat memberikan manfaat bagi Kota Surabaya. Selain itu, hasil riset juga diharapkan dapat membantu pihak berwajib dalam menangani tindak kriminalitas yang terjadi di Kota Surabaya. Tim riset Patriot Kriminalitas bersama-sama mengajak masyarakat untuk menjaga dan menciptakan Kota Surabaya yang aman dan sejahtera.

“Melalui hasil riset yang dilakukan Patriot Kriminalitas ini, harapannya dapat bermanfaat khususnya masyarakat di Kota Surabaya dalam pencegahan tindakan kriminalitas,” ucap Rizal. 

Penulis: Tim PKM

Editor: Yulia Rohmawati