Universitas Airlangga Official Website

Tips Menu Sehat Buka Puasa dan Sahur Ala Pakar Gizi UNAIR

Dosen Gizi UNAIR Lailatul Muniroh SKM MKes. (Sumber: Dok pribadi)
Dosen Gizi UNAIR Lailatul Muniroh SKM MKes. (Sumber: Dok pribadi)

UNAIR NEWS – Cara tepat agar tetap fit selama berpuasa adalah dengan menjalani pola makan menu gizi seimbang dan istirahat yang cukup. Melanjutkan hal itu, Ahli Gizi UNAIR Lailatul Muniroh SKM MKes menyebutkan beberapa menu sahur dan berbuka yang sehat.

“Pada saat sahur utamakan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks. Misalnya nasi merah, pisang, beras coklat, oats, kentang, jagung, ubi jalar,’’ papar dosen yang hobi kuliner ini.

Karbohidrat sebagai sumber energi dan bisa menunjang kebutuhan tubuh saat sahur, sambungnya, sehingga nantinya akan diserap dan disimpan sebagai cadangan energi saat berpuasa. 

Beberapa menu itu memiliki kaya serat, vitamin, dan mineral dikarenakan molekulnya lebih kompleks. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna tubuh, sehingga tidak cepat lapar,’’ imbuhnya.

Di samping itu, Laili juga menyarankan saat sahur mengonsumsi buah yang tinggi serat dan air. Agar tubuh memiliki cadangan yang banyak. 

Sementara saat berbuka puasa, dosen gizi UNAIR itu mengajak masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana terlebih dahulu. Dikarenakan yang dibutuhkan oleh tubuh adalah sumber energi yang mudah tersedia dalam bentuk glukosa. “Jadi menu yang dapat dipilih pada waktu berbuka itu ya baiknya makanan atau minuman manis, seperti kolak pisang, kurma dan teh manis,’’ ucapnya.

Ia berpendapat bahwa makanan manis mengandung karbohidrat sederhana yang mudah diserap dan dapat mempercepat kadar gula darah. Selanjutnya setelah shalat magrib pihaknya menganjurkan makan makanan utama seperti nasi atau pengganti nasi. “Ditambah lauk pauk, sayur, dan buah,  barulah setelah tarawih, dapat mengonsumsi makanan camilan,’’ jelasnya.

Laili menegaskan sahur dan berbuka sebaiknya tetap dilakukan sesuai aturan karena secara gastrointestinal (sistem pencernaan), puasa hanya perubahan waktu makan saja. “Sekali lagi saat sahur usahakan makan buah agar lebih kuat puasanya,’’ tegas pakar bidang riset nutrition in the life cycle.

Penulis: Viradyah Lulut Santosa

Editor: Khefti Al Mawalia