Universitas Airlangga Official Website

Warga Kalisari Bergerak Bersama melalui Penyuluhan dan PembersihanLingkungan untuk Cegah DBD

Penyuluhan dan skrining kesehatan
Penyuluhan dan skrining kesehatan

UNAIR NEWS – Upaya pencegahan demam berdarah dengue (DBD) di wilayah perkotaan terus dilakukan melalui pendekatan promotif dan preventif yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan kesehatan, pembersihan lingkungan, serta
skrining kesehatan dasar yang dilaksanakan di wilayah RT 3 RW 5 Kelurahan Kalisari, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya, dalam rangkaian program Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya berbagai faktor lingkungan yang berpotensi mendukung perkembangbiakan nyamuk, seperti genangan air, saluran air yang kurang lancar, serta kebiasaan masyarakat dalam mengelola lingkungan rumah tangga. Melalui kegiatan ini, mahasiswa BBK bersama warga setempat berupaya menumbuhkan kesadaran bahwa pencegahan DBD tidak hanya bergantung pada penanganan medis, tetapi juga pada perilaku dan kebiasaan sehari-hari masyarakat.
Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai langkah awal dalam mencegah penyakit berbasis lingkungan, khususnya DBD. Sasaran kegiatan meliputi masyarakat dewasa hingga lanjut usia yang sehari-hari berperan langsung dalam pengelolaan lingkungan rumah dan sekitarnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan kesehatan yang membahas keterkaitan antara kondisi lingkungan, perilaku hidup sehari-hari, dan risiko penularan DBD. Dalam sesi ini, warga mendapatkan penjelasan mengenai cara-cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah berkembangnya nyamuk, seperti mengelola tempat penampungan air, membersihkan saluran air secara berkala, serta memperhatikan kebersihan area sekitar rumah. Penyuluhan berlangsung secara interaktif, dengan diskusi
dan tanya jawab yang memungkinkan warga menyampaikan pengalaman dan permasalahan yang mereka hadapi di lingkungan tempat tinggalnya.

Usai penyuluhan, kegiatan dilanjutkan dengan pembersihan lingkungan secara gotong royong bersama warga. Area pembersihan difokuskan pada sekitar rumah warga dan saluran air yang dinilai berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan gotong royong ini sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian warga terhadap kesehatan lingkungan bersama.

Selain penyuluhan dan pembersihan lingkungan, dilakukan pula skrining kesehatan dasar secara sederhana dan bersifat non-diagnostik. Skrining ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi kesehatan dasarnya serta mendorong kebiasaan pemantauan kesehatan secara rutin. Hasil skrining disampaikan kepada peserta secara komunikatif, disertai edukasi singkat dan anjuran umum terkait pemeliharaan kesehatan.

Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dari pengurus RT dan KSH (Kader Surabaya Hebat) setempat yang turut membantu dalam proses koordinasi dan mobilisasi warga. Dukungan tersebut menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran kegiatan, sekaligus menunjukkan adanya sinergi yang baik antara masyarakat, perangkat lingkungan, dan mahasiswa dalam upaya meningkatkan kesehatan lingkungan.

Melalui kombinasi kegiatan penyuluhan, pembersihan lingkungan, dan skrining kesehatan dasar, program ini diharapkan dapat memperkuat upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat di wilayah perkotaan. Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya SDG Nomor 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui pencegahan penyakit, SDG Nomor 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan kesehatan lingkungan, serta SDGs Nomor 17 (Kemitraan) melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan perangkat lingkungan. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama dalam menjaga kesehatan lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kelurahan Kalisari.

Penulis: Tim BBK 7 Kalisari