Universitas Airlangga Official Website

World Class Universities: Masa Lalu dan Masa Datang

Ilustrasi by SEVIMA

Pendidikan tinggi di seluruh dunia saat ini secara signifikan merestrukturisasi daya saing dan posisinya dalam konteks global. Dengan demikian, prestasi akademik lebih terlihat di tingkat global dalam hal standar peringkat akademik global. Meskipun perdebatan dan kritik seputar sistem peringkat menjadi sebuah rezim, sejumlah besar universitas telah menanggapi peringkat dengan mengubah kebijakan mereka untuk menjadi setara dengan universitas tingkat tertinggi di dunia. Universitas-universitas ini juga berusaha untuk mendapatkan posisi kompetitif dan mencapai keseimbangan antara peringkat mereka saat ini dan yang diharapkan. Akibatnya, universitas yang menggunakan pemeringkatan dunia, dengan publikasi dan kutipan sebagai indikator statistik paling populer, telah meningkatkan produksi dan diseminasi pengetahuan mereka di kalangan akademisi dalam bentuk penelitian.

Tren global yang terlihat dalam wacana WCU telah mendorong peningkatan jumlah penelitian tentang pendidikan tinggi. Penelitian sebelumnya tentang pemeringkatan dapat dibagi menjadi pemahaman teoritis, seperti topik yang menyoroti jalan untuk menjadi WCU, dan masalah metodologis, yang berfokus pada indikator dan metode statistik yang mewakili kualitas akademik di pendidikan tinggi. Meskipun penelitian sebelumnya telah memberikan wawasan yang berharga untuk memajukan literatur WCU, penelitian ini memiliki keterbatasan dalam ruang lingkup dalam hal bagaimana mereka secara empiris memeriksa kerangka kerja, teori tertentu, atau pengukuran. Selain itu, beberapa penelitian telah melakukan tinjauan sistematis pada WCU. Studi ini menggunakan pendekatan yang berbeda, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan memberikan informasi tentang teori dan metode yang digunakan, outlet publikasi, negara yang diteliti, tema, peneliti top, dan makalah utama dalam literatur WCU. Oleh karena itu, pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.

1) Apa temuan utama dari literatur WCU saat ini yang diterbitkan di SCImago Journal Rank (SJR)?

2) Bagaimana penelitian lebih lanjut dapat mengembangkan dan memperluas literatur?

Menyelidiki studi empiris yang ada membantu dalam mengidentifikasi pendekatan konseptual yang telah diuji secara empiris. Kami menggunakan database Scopus antara tahun 2004 dan 2020 berdasarkan beberapa kriteria, termasuk hanya jurnal kuartil pertama dalam literatur bahasa Inggris. Tahun 2004 digunakan sejak lembaga pemeringkatan besar diluncurkan sekitar waktu ini, misalnya Shanghai Jiatong World University Ranking (saat ini dikenal sebagai Academic Ranking World Universities) pada tahun 2003 dan THE-QS World University Ranking (saat ini terpisah) pada tahun 2004. Selanjutnya, untuk melakukan penilaian dan analisis mendalam dari setiap studi yang dipilih, setiap makalah dalam panduan tabulasi diekstraksi untuk pembacaan analitis. Proses ini memungkinkan semua bagian dari setiap makalah untuk dipelajari berdasarkan pertanyaan penelitian.

Studi ini membuat beberapa kontribusi kunci. Pertama, menurut Jones dan Gatrell (2014), tinjauan pustaka adalah kunci untuk memahami pengetahuan yang ada dan mengidentifikasi arah penelitian baru. Menyelidiki kesenjangan yang ada dalam literatur WCU akan memotivasi peneliti yang tertarik dengan WCU untuk melakukan penelitian di masa depan. Kedua, penelitian ini meneliti studi yang ada untuk menentukan bagaimana universitas telah menggunakan berbagai metode untuk mencapai status WCU di berbagai negara dan pengaturan. Penelitian ini menggunakan kerangka anteseden dan konsekuensi, di mana model faktor keberhasilan, yang berfokus pada anteseden dalam mengembangkan inisiatif WCU, adalah kuncinya.

Studi ini, melalui tinjauan literatur sistematis, memungkinkan kami untuk memperluas pemahaman kami tentang penelitian WCU hingga saat ini dan pengaruhnya terhadap universitas. Studi ini berkontribusi pada praktik yang ada dengan menawarkan kerangka kerja khusus untuk pendidikan tinggi dan mengidentifikasi anteseden dan konsekuensi dari literatur WCU. Studi ini mengusulkan kerangka kerja yang dapat digunakan oleh aktor nasional, organisasi, dan individu untuk menawarkan peluang penting kepada universitas agar mereka dapat lebih terlibat dalam sistem peringkat universitas dunia. Selain itu, administrator dapat mengembangkan praktik manajerial yang menekankan penggunaan output sebagai indikator kinerja dan berfungsi sebagai strategi pengendalian. Melalui praktik manajerial, administrator dapat mengevaluasi dan memotivasi fakultas dan mendorong produktivitas penelitian mereka dan diseminasi hasil. Selanjutnya, pemerintah harus mengembangkan berbagai kerangka kebijakan dalam rencana strategis nasional untuk membantu universitas dalam tindakan strategis melalui internasionalisasi dan kolaborasi. Kerangka kerja tersebut juga dapat meningkatkan kinerja universitas di peringkat universitas dunia.

Penulis: Prof. Badri Munir Sukoco

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://www.emerald.com/insight/content/doi/10.1108/IJEM-07-2021-0290/full/html

Muhammad Fakhruddin Mudzakkir,  Badri Munir Sukoco, and Patdono Suwignjo. (2022), “World-class universities: Past and future”, International Journal of Educational Management, Vol. 36 No. 3, pp. 277-295. https://doi.org/10.1108/IJEM-07-2021-0290