Wujudkan SDG 4, Mahasiswa UNAIR Mengenal dan Bertukar Budaya dalam Kunjungan Sekolah Dasar di Jepang

54 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Pada Februari 2026, Japanese-Language Program for Counterpart Japanese Learners of the NIHONGO Partners Winter Program 2025, yang diadakan oleh The Japan Foundation Language Institute Kansai, mengadakan kunjungan ke Sekolah Dasar Asahi di Osaka, Jepang. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta program dari 7 negara Asia berbeda yang bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung mengenai kehidupan sekolah di Jepang sekaligus menjadi sarana pertukaran budaya antara peserta dan siswa sekolah dasar. 

Salah satu kegiatan utama dalam kunjungan tersebut adalah mengenal budaya makan siang di sekolah Jepang atau 給食 (kyuushoku). Peserta berkesempatan untuk mengamati kegiatan kyuushoku dan rutinitas para siswa. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat melihat secara langsung bagaimana para siswa bertugas menyajikan makanan, membagikan makanan dengan teratur, budaya makan siang bersama para siswa, hingga budaya bersih-bersih yang rutin dilakukan para siswa. Pengalaman ini memberikan gambaran mengenai kebiasaan sehari-hari siswa di Jepang yang berbeda dengan pengalaman siswa sekolah peserta dari negara lain. 

Selain mengenal budaya Jepang, peserta juga memperkenalkan budaya negara masing-masing kepada para siswa. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui presentasi, tanya jawab, hingga saling bertukar hadiah, sehingga siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi juga dapat berkomunikasi secara langsung dengan peserta.

Kunjungan ini melibatkan 30 peserta program dari 7 negara berbeda, termasuk Indonesia sejumlah 7 orang, serta staff The Japan Foundation Language Institue Kansai sebagai pendamping. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk berinteraksi secara langsung dengan lingkungan sekolah dasar di Jepang sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya masing-masing peserta kepada generasi muda Jepang.

Kegiatan ini sejalan dengan SDGs nomor 4, yaitu Pendidikan Bermutu, khususnya melalui pembelajaran yang memberikan wawasan keragaman budaya global. Interaksi antara peserta dan siswa memberikan kesempatan untuk belajar melalui materi pembelajaran di kelas. Pengenalan budaya dari berbagai negara juga dapat membantu memperluas wawasan siswa mengenai kehidupan masyarakat di luar Jepang.

Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman mengenai kehidupan sekolah di Jepang, tetapi juga dapat berbagi pengetahuan mengenai budaya masing-masing. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran lintas budaya dapat menjadi bagian dari pengalaman pendidikan yang bermakna.

Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top