Universitas Airlangga Official Website

Nano Hidroksiapatit dalam Regenerasi Tulang

IL by Midwest Oral Surgery

Bone graft adalah material pendukung yang dikenal berperan dalam regenerasi jaringan periodontal. Graft bersifat alami maupun sintetik yang berfungsi sebagai filler dan scaffold yang dapat menginisiasi pembentukan tulang. Beberapa variasi bahan graft seperti autograft, allograft, xenograft,dan alloplast memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hingga saat ini, peneliti terus mencari pengganti alternatif yang memiliki kemampuan regenerasi lebih cepat dan efek samping minimal.

Bahan yang sering digunakan dalam bone graft adalah hidroksiapatit (HAp). Bahan tersebut merupakan material biokeramik yang terbentuk dari ikatan kimia yang kuat dan menjadi bagian dari tulang makhluk hidup. Hidroksiapatit merupakan turunan dari kalsium fosfat yang paling banyak digunakan untuk pelapis atau semetasi pada tulang karena memiliki biokompatibilitas yang baik.

Salah satu jenis hidroksiapatit yaitu nano hidroksiapatit (nHAp). Material ini memiliki beberapa keunggulan seperti memiliki kontak lebih dekat dengan jaringan sekitar, mudah diserap dan jumlah molekulnya banyak di permukaan, perlekatan osteoblas dan osteoklas lebih mudah terbentuk dibanding pada HAp konvensional, memiliki bioafinitas yang baik, serta dapat membantu integrasi tulang, ekspresi kolagen I, dan diferensiasi osteoblas.

Oleh karena itu, nHAp memiliki potensi lebih baik dibandingkan partikel mikro karena memiliki banyak kelebihan. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa nHAp memiliki toksisitas minimal dan menimbulkan respon positif pada regenerasi jaringan periodontal.

Penulis: Dr. Shafira Kurnia Supandi, drg., Sp.Perio. Link lengkap: https://wjarr.com/sites/default/files/WJARR-2022-1382.pdf