Universitas Airlangga Official Website

Ancaman PHHI, Penurunan Gula Darah pada Bayi dan Harapan Baru dalam Penanganannya

Sumber: gettyimages
Sumber: gettyimages

Setiap orang tua pasti merasa senang dan cemas menunggu kelahiran buah hatinya. Mereka menginginkan bayinya lahir dan tumbuh dengan sehat. amun, ada sebuah kondisi langka yang dapat mengancam kesehatan bayi sejak lahir, yaitu Persistent Hyperinsulinemic Hypoglycemia in Infancy (PHHI). Penyakit ini menyebabkan kadar gula darah bayi turun drastis akibat produksi insulin yang berlebihan. bahkan ketika kadar gula dalam darah sudah sangat rendah. Padahal, insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula darah dengan cara membantu sel menyerap gula sebagai sumber energi. Jika terlalu banyak insulin, kadar gula darah akan turun hingga mencapai level berbahaya.

PHHI menimbulkan risiko besar terhadap kerusakan syaraf, termasuk kejang dan keterlambatan perkembangan, jika tidak segera ditangani. Otak bayi sangat bergantung pada gula sebagai sumber energi utama. Jika kadar gula terus-menerus rendah, bayi berisiko mengalami kerusakan otak, keterlambatan perkembangan, hingga gangguan intelektual permanen. Oleh karena itu, pengelolaan PHHI harus dilakukan secara cepat dan tepat. Tujuan utama penanganan PHHI adalah menjaga kadar gula darah bayi tetap stabil. Biasanya, ini dilakukan dengan pemberian obat-obatan tertentu. Namun, dalam beberapa kasus yang lebih serius, operasi mungkin diperlukan untuk mengurangi produksi insulin di pankreas.

Sayangnya, obat utama untuk PHHI masih sulit didapatkan di beberapa negara berkembang. Sebuah laporan kasus menunjukkan bahwa di daerah yang sulit mendapatkan obat standar, dokter bisa menggunakan metode alternatif. Pada sebuah laporan kasus di Surabaya, terdapat kasus bayi yang mengalami gula darah sangat rendah sejak lahir, tetapi tidak membaik meskipun sudah diberi infus gula dosis tinggi. Karena obat utama tidak tersedia, dokter menggunakan kombinasi obat lain sesuai panduan internasional, dan hasilnya cukup baik dalam menjaga kadar gula darah bayi tetap stabil.

Penelitian lebih lanjut tetap dibutuhkan untuk memastikan metode alternatif ini bisa digunakan secara luas. Namun, temuan ini memberikan harapan bagi bayi yang mengalami PHHI di daerah dengan keterbatasan akses obat.

Penulis: Dinar Ardi, dr.

Link: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/alternative-management-of-persistent-hyperinsulinemic-hypoglycemi/fingerprints/

Baca juga: Atresia Bilier dan Situs Inversus pada Bayi