Penelitian ini mengevaluasi kelayakan pemanfaatan bubuk cangkang kerang dalam proses adsorpsi kontinu untuk menghilangkan ion nikel dari air limbah simulasi. Kurva terobosan (breakthrough curves/BTC) dianalisis dengan memvariasikan Q (laju alir masuk) dalam kolom kaca (diameter dalam 5 cm, tinggi 35 cm) yang memiliki multi-port dan diisi dengan adsorben bubuk cangkang kerang (powdered clamshell adsorbent/PCSA). Efisiensi adsorpsi nikel oleh PCSA mencapai maksimum (87,68%) pada Q = 8 mL/menit dengan panjang bed (H) 25 cm dan kapasitas adsorpsi 1,05 mg/g. Selain itu, zona perpindahan massa (mass transfer zone/MTZ) dan panjang bed tidak efektif (idle bed length/Lu) dihitung berdasarkan BTC yang sesuai. Nilai MTZ dan Lu menunjukkan variasi sebagai respons terhadap perubahan panjang bed, mengindikasikan adanya kondisi yang tidak ideal. Validitas model Thomas untuk memprediksi dinamika kolom telah dikonfirmasi, dan parameter model terkait dianalisis. Selain itu, parameter model BDST juga dievaluasi untuk membantu perhitungan kedalaman bed yang memadai pada kolom bed terisi (packed bed column/PBC) dalam proses skala-up. Dengan demikian, proses penghilangan logam dari limbah industri dapat dicapai secara efisien dengan memanfaatkan PBC yang berisi adsorben bubuk cangkang kerang.
Keyword: Adsorpsi Ion Nikel, Powdered Clamshell Adsorbent (PCSA), Packed Bed Column (PBC)
https://doi.org/10.1038/s41598-024-82267-0
Baskar, S., Sidhaarth, K.R.A., Mangaleshwaran, L. et al. Elimination of nickel ions in a packed column using clamshell waste as an adsorbent. Sci Rep 15, 32 (2025).





