UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) melalui UKM Penalaran Departemen PR Divisi Pengabdian Masyarakat sukses menyelenggarakan Mentoring Connect Akbar Nalarion 2026 pada Minggu (10/5/2026) di Ruang 2.08 Gedung Nano, Kampus MERR-C UNAIR. Mengusung jargon “Ruang Tumbuh, Calon Juara”, kegiatan ini menjadi wadah pengembangan wawasan, motivasi, serta pengalaman bagi mahasiswa UNAIR dalam dunia kompetisi dan karya ilmiah.
Kegiatan yang dikemas dalam bentuk seminar dan talkshow tersebut dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan UNAIR. Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan, kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi bersama dua narasumber inspiratif, yakni Siti Nur Aini dan Nindi Amalia.
Siti Nur Aini merupakan lulusan Program Studi Akuakultur Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga angkatan 2021. Ia dikenal sebagai finalis Program Kreativitas Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2024 sekaligus peraih berbagai prestasi nasional di bidang karya tulis ilmiah dan esai. Selain aktif sebagai pembicara dalam berbagai kegiatan pengembangan diri mahasiswa, ia juga berpengalaman menjadi mentor Klinik Kompetisi Ilmiah Mahasiswa (KIM).

Sementara itu, Nindi Amalia Putri Abdul Syakur merupakan mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga angkatan 2023. Ia berhasil memperoleh pendanaan PKM 2024–2025 serta meraih berbagai penghargaan internasional di bidang inovasi dan karya ilmiah. Selain aktif mengikuti kompetisi, Nindi juga aktif dalam organisasi dan pengembangan literasi mahasiswa.
Dalam sesi seminar, para pemateri membahas berbagai program kompetisi dan pengabdian masyarakat, seperti Sustainable Development Goals (SDGs), Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO), serta Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM). Peserta juga memperoleh wawasan mengenai strategi menyusun proposal yang sistematis, proses pengembangan ide, hingga tips menghadapi tahapan seleksi pendanaan kompetisi.
Antusiasme peserta semakin terasa saat memasuki sesi talkshow yang menjadi salah satu bagian paling menarik dalam kegiatan tersebut. Dalam sesi tersebut, kedua narasumber membagikan perjalanan hidup mereka selama menekuni dunia perlombaan dan kompetisi ilmiah. Berbagai pengalaman, tantangan, kegagalan, hingga proses bangkit kembali menjadi topik yang banyak menarik perhatian peserta.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan terkait cara membangun konsistensi, mengatur waktu antara kuliah dan lomba, hingga menghadapi rasa takut gagal dalam mencoba kesempatan baru. Melalui cerita dan pengalaman yang dibagikan, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga motivasi untuk terus berkembang dan berani mencoba.
Sebelum sesi talkshow dimulai, panitia juga menghadirkan ice breaking untuk mencairkan suasana dan meningkatkan interaksi antar peserta. Setelah sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung, acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan sebelum akhirnya ditutup secara resmi.
Pada akhir kegiatan, Siti Nur Aini turut memberikan pesan motivasi kepada seluruh peserta. “Jangan takut gagal saat melangkah di kompetisi apapun. PKM dan KIM bukan tentang siapa yang paling sempurna, tetapi siapa yang terus mencoba, belajar, dan berani menuangkan ide menjadi karya. Setiap gagasan kecil bisa menjadi perubahan besar,” ujarnya.
Melalui Mentoring Connect Akbar Nalarion 2026, UKM Penalaran berharap mahasiswa UNAIR dapat terus berkembang, berani mencoba berbagai peluang kompetisi, serta mampu menciptakan karya yang berdampak bagi masyarakat. Dukungan sponsor dan berbagai pihak terkait turut menjadi bagian dalam menyukseskan berlangsungnya kegiatan tersebut.
Penulis: Laily Nuriyyatul





