Universitas Airlangga Official Website

Alumni Mentoring Pharmascope 2026 Paparkan Tips Personal Branding untuk Mahasiswa

Alumni Mentoring Pharmascope 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu (26/9/2026) melalui aplikasi Zoom Meetings. (Foto: Niken Dara Fesya).
Alumni Mentoring Pharmascope 2026 yang dilaksanakan secara daring pada Sabtu (26/9/2026) melalui aplikasi Zoom Meetings. (Foto: Niken Dara Fesya).

UNAIR NEWS – BEM Fakultas Farmasi UNAIR melalui Departemen Pengprov & Humas, menggelar Alumni Mentoring Series secara daring pada Sabtu (26/9/2026) melalui aplikasi Zoom Meetings. Mentoring itu merupakan serangkaian lanjutan dari acara Pharmascope 2026 yang sebelumnya digelar pada Sabtu (12/9/2026).

Hadir sebagai narasumber yaitu Chessa Failazhufa Waludri SFarm, mahasiswa Profesi Apoteker UNAIR sekaligus alumni dari Fakultas Farmasi UNAIR. Ia merupakan salah satu influencer di bidang pendidikan yang berkesempatan untuk bisa membahas materi terkait personal branding.

Chessa mengatakan bahwa penulisan CV harus dibedakan menurut kriterianya, seperti CV untuk mahasiswa atau CV untuk melamar pekerjaan. “Harap hati-hati dalam membuat CV karena biasanya terdapat masalah seperti overqualified. Lalu, gunakanlah format CV ATS agar terlihat lebih profesional,” ungkap Chessa.

Ia juga menyarankan untuk mulai memaksimalkan penggunaan Linkedin. Misalnya dengan menggunakan foto profesional, menginput prestasi, dan memperbaiki profil akun. “Cobalah untuk memulai koneksi dengan para HR yang ada Linkedin karena beberapa HR biasanya langsung menawarkan lowongan pekerjaan di sana.”

Chessa berpendapat bahwa dengan membangun personal branding, maka setiap individu bisa menunjukkan keunikan yang ada dalam dirinya. Ia juga menyarankan untuk tidak meniru branding milik orang lain. “Mulailah untuk aktif di sosial media dengan mendokumentasikan kegiatan-kegiatan penting. Cara ini dilakukan agar orang lain bisa lebih mengetahui dan mengenal diri kita,” tutur Chessa.

Tidak lupa, Chessa juga membagikan pengalaman pribadinya dalam menerapkan personal branding. “Awalnya, saya hanya menerapkan satu personal branding saja. Setelah itu, barulah saya mencoba untuk eksplor ke hal lain yang sekiranya masih berkaitan. Jadi, untuk teman-teman yang ingin memulai seperti saya, maka bisa memulai dengan satu personal branding terlebih dahulu, baru kemudian dilanjutkan dengan personal branding yang lain,” ungkap Chessa.

Pada sesi akhir, Chessa juga berkesempatan untuk membedah CV dari peserta yang sebelumnya telah dikumpulkan. Beberapa peserta terpilih mendapatkan ulasan langsung dari Chessa mengenai format penulisan CV yang baik dan menarik.

Ia juga mengoreksi beberapa hal yang dinilai masih kurang dalam format penulisan CV. “Penulisan prestasi pada CV harus lebih detail agar informasi tersebut bisa lebih maksimal. Sebaiknya dimulai dari prestasi atau pengalaman yang terbaru di bagian atas, kemudian baru dilanjutkan dengan prestasi terdahulu,” jelas Chessa.

Penulis: Niken Dara Fesya

Editor: Khefti Al Mawalia