UNAIR NEWS – Mahasiswa Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Airlangga (UNAIR), Aufa Zayyin Aditya Wardana, meraih Juara 3 dalam Lomba ECOSENTRIC Karya Tulis Ilmiah Nasional. Kompetisi yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung ini mengangkat tema “Membangun Resiliensi Ekonomi Indonesia melalui Inovasi, Transformasi Digital, dan Kebijakan Berkelanjutan dalam Menghadapi Tantangan Global”.
Prestasi tersebut Aufa raih melalui karya tulis ilmiah berjudul “Analisis Kepentingan Pemerintah, Juru Parkir, dan Masyarakat dalam Kebijakan Digitalisasi Parkir Non Tunai di Kota Surabaya”. Karya ini mengkaji irisan kebutuhan pemerintah, juru parkir, dan masyarakat dalam penerapan kebijakan digitalisasi parkir nontunai di Surabaya.
Mengangkat Isu Digitalisasi Parkir Nontunai
Pemilihan topik tersebut berangkat dari keresahan sejumlah teman dan ketertarikan terhadap isu digitalisasi parkir. Selain sesuai dengan minatnya, topik ini juga dinilai relevan untuk dikaji lebih lanjut.
“Topik ini saya ambil karena cukup fresh dan masih menjadi keresahan beberapa teman-teman saya,” ungkapnya.
Keikutsertaan dalam kompetisi ini bermula dari perannya sebagai delegasi E-Radio FEB UNAIR. Motivasi untuk mengikuti lomba juga tumbuh setelah melihat pencapaian peserta lain serta peluang untuk mengembangkan potensi diri.
Persiapan dan Tantangan Kompetisi
Proses penyusunan karya tulis bermula pada awal Agustus dan berlangsung selama satu hingga dua bulan. Kompetisi ini berlangsung secara daring melalui pengumpulan karya tulis. Panitia kemudian memilih lima finalis untuk melanjutkan ke babak presentasi.
Selama persiapan, seluruh proses penyusunan karya berlangsung secara mandiri. Setelah pengumuman finalis, ia menyusun salindia presentasi dan mendalami materi untuk mempersiapkan diri menghadapi babak final.
Demotivasi dan menjaga konsistensi menjadi tantangan terbesar selama mengikuti kompetisi. Untuk mengatasinya, ia berusaha mengingat kembali motivasi awal yang mendorongnya mengikuti perlombaan.
Harapan bagi Kebijakan Parkir Inklusif
Melalui karya tulis tersebut, ia berharap hasil penelitian dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan parkir yang lebih inklusif. Harapan kedepan, kebijakan tersebut mampu mengakomodasi kebutuhan pemerintah, juru parkir, dan masyarakat sehingga seluruh pihak dapat dengan mudah menerima.
Pencapaian ini juga diharapkan dapat membawa nama baik UNAIR dan berkontribusi terhadap peningkatan prestasi universitas. Ia berpesan kepada mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi serupa, “Tetap semangat, jangan takut untuk memulai.”
Penulis: Zahwa Yasmina Fajri
Editor: Ragil Kukuh Imanto
