UNAIR NEWS – Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS) Universitas Airlangga (UNAIR) berkolaborasi dengan Climateworks Centre (CWC) bersama Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) dalam memperkuat ekosistem Net Zero Campus (NZC). Bentuk kolaborasi terwujud melalui diskusi interaktif bertajuk “Dialog Strategis: Membangun Ekosistem Net Zero Campus Indonesia” pada Senin (15/9/2026) di Jakarta. Dialog ini mempertemukan pimpinan perguruan tinggi, pemerintah, mitra pembangunan, serta organisasi dan jejaring terkait.
Net Zero Campus merupakan inisiatif CWC di Monash University bersama PYC. Kolaborasi ini mendorong pendekatan net zero dan memperkuat kapasitas kelembagaan serta aksi iklim perguruan tinggi. Inisiatif ini juga menjajaki adaptasi kerangka SDSN Net Zero on Campus di Indonesia.
Merumuskan Arah dan Tata Kelola Indonesia NZC
Dalam forum tersebut, Ketua CESGS UNAIR, Prof Iman Harymawan SE MBA PhDbertindak sebagai moderator yang menjembatani berbagai pandangan peserta terkait keberlanjutan dan dekarbonisasi di perguruan tinggi. Diskusi membahas posisi strategis Indonesia NZC, pengalaman dan tantangan, serta penguatan kapasitas institusi. Peserta juga mengeksplorasi jalur kolaborasi melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas, keterlibatan dalam kebijakan, dan penerapan NZC di lingkungan perguruan tinggi.
Pembahasan tersebut turut diarahkan untuk merumuskan masukan mengenai arah, peta jalan, pengaturan kelembagaan, dan tata kelola Indonesia NZC. Forum juga mengeksplorasi keselarasan antara inisiatif perguruan tinggi dan tujuan iklim nasional, sekaligus membangun jejaring antarpemangku kepentingan. Masukan yang dihimpun diharapkan dapat berkontribusi pada perancangan strategi Indonesia Net Zero Campus Fase 2 serta penguatan ekosistem pendidikan tinggi yang mendukung transisi menuju net zero.
CESGS Dorong Kolaborasi Kampus Net Zero
Keterlibatan CESGS dalam forum ini memperkuat peran perguruan tinggi dalam mempertemukan kajian, praktik, dan kebutuhan kebijakan untuk mendukung aksi iklim. Program ini mendorong transisi menuju kampus beremisi nol bersih dan berkelanjutan. Sebagai mitra strategis, CESGS mendukung pengembangan ekosistem NZC melalui penjajakan kolaborasi dan dialog bersama perguruan tinggi.
Keterlibatan tersebut juga telah diwujudkan melalui kunjungan ke sejumlah perguruan tinggi untuk menjajaki strategi pengembangan NZC. Pada (19/5/2026), CESGS mendampingi CWC dan PYC dalam kunjungan ke UNAIR. Penjajakan serupa juga dilakukan bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Negeri Malang di Jawa Timur.
Melalui rangkaian penjajakan tersebut, CESGS turut mendorong pendekatan NZC yang sesuai dengan kebutuhan setiap perguruan tinggi. Program NZC sendiri dikembangkan oleh CWC dan PYC untuk meningkatkan kesadaran serta kapasitas kampus dalam mengembangkan strategi emisi nol bersih. Harapannya, kolaborasi ini dapat memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung transisi menuju kampus rendah karbon dan berkelanjutan.
Penulis: CESGS UNAIR
Editor: Yulia Rohmawati
