Penyakit diabetes melitus hingga saat ini masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di seluruh dunia. Salah satu cara paling efektif untuk mengendalikan penyakit ini adalah dengan mencegah lonjakan kadar gula darah setelah makan. Biasanya, hal ini dilakukan dengan menekan kerja enzim α-glukosidase, yakni enzim yang bertugas memecah karbohidrat menjadi gula dalam tubuh. Walaupun obat kimia seperti akarbosa terbukti ampuh dalam melakukan tugas ini, obat tersebut sering menimbulkan efek samping pada saluran pencernaan. Kondisi ini mendorong para ilmuwan untuk mencari alternatif obat alami yang lebih ramah bagi lambung.

Kabar baik datang dari penelitian terhadap tanaman Shorea beccariana. Peneliti berhasil menemukan dua senyawa alami dari kelompok fitosterol, yang diberi nama β-sitosterol (BS) dan β-sitosterol-3-O-β-D-glukosida (BSG). Berdasarkan analisis komputasi, kedua senyawa alami ini memiliki karakteristik yang sangat ideal untuk dijadikan obat. Hebatnya lagi, senyawa BS dan BSG diprediksi lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan dengan akarbosa sebagai kontrol positif. Hasil uji langsung di laboratorium menunjukkan bahwa senyawa BSG memiliki kemampuan menahan enzim pemecah gula yang sekuat obat akarbosa. Senyawa lainnya, yaitu BS, juga memiliki kemampuan serupa meskipun daya kerjanya tidak sekuat BSG. Untuk memahami bagaimana senyawa ini bekerja, digunakan simulasi komputasi untuk melihat interaksi antarmolekul. Simulasi ini membuktikan bahwa kedua senyawa tersebut dapat “menempel” pada enzim dengan sangat stabil. Senyawa BSG bahkan mampu membentuk ikatan yang sangat kuat, ibarat anak kunci yang masuk dengan sangat presisi ke dalam gemboknya, sehingga enzim pemecah gula dapat dihambat. Secara keseluruhan, penemuan ini membuktikan bahwa senyawa BSG dari Shorea beccariana merupakan kandidat kuat sebagai obat diabetes alami yang menjanjikan. Tentu saja, penemuan luar biasa ini adalah langkah awal. Untuk memaksimalkan manfaat pengobatannya, masih diperlukan pengujian lebih lanjut pada makhluk hidup serta pengembangan teknologi peracikan obat khusus agar senyawa ini terlindungi dan bekerja secara optimal di dalam tubuh.
Pharmacokinetic and Inhibitory Properties of Phytosterols from Shorea beccariana Against α-Glucosidase: Integrated in vitro and in silico Studies
Kata kunci: α-Glucosidase; Shorea beccariana; β-sitosterol; β-sitosterol-3-O-β-D-glucoside; Diabetes mellitus.
Received: 01 December 2025; Revised: 03 April 2026; Accepted: 12 April 2026
Article type: Research article.DOI: https://dx.doi.org/10.30919/faf2209
