Mahasiswa UNAIR Bersama Mahasiswa Shizuoka University saat pembelajaran di Hutan Dipandu oleh Prof Mizunaga

Sepuluh Mahasiswa UNAIR Belajar Lingkungan di Pedalaman Jepang

92 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Sepuluh mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) 9, belajar mengenai pengelolaan lingkungan di pedalaman Jepang. Kegiatan yang dilakukan dengan civitas academica Shizuoka University Jepang itu, berlangsung selama sepuluh hari.  

Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Nuri Hermawan SHum MHum menjelaskan bahwa ia berangkat bersama sepuluh mahasiswa UNAIR dari berbagai program studi. Ia juga menuturkan bahwa kegiatan itu juga diikui oleh beberapa mahasiswa dari Shizuoka University Jepang.

“Jadi mereka tidak hanya belajar dari pengajar di sini, tapi juga belajar dengan mahasiswa Shizuoka University secara langsung,” jelasnya saat dihubungi pada Jumat (30/10/2026).

Selanjutnya, Nuri sapaan akrab Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia UNAIR, menuturkan bahwa tempat mahasiswa melakukan KKN-BBK 9 hampir sepenuhnya dilakukan di pedalaman Jepang. Tepatnya, di daerah Hamamatsu yang sebagian besar wilayahnya merupakan kawasan hutan.

“Karena tema utama dari kegiatan KKN-BBK 9 di Jepang kali ini adalah belajar mengenai lingkungan, jadi hampir sepuluh hari kami melakukan kegiatan keluar masuk hutan di wilayah Hamamatsu ini,” tuturnya.

Tim KKN BBK Internasional UNAIR melakukan sesi foto bersama sebelum melakukan pembelajaran lingkungan di Hutan Hamamatsu Jepang
Tim KKN BBK Internasional UNAIR melakukan sesi foto bersama sebelum melakukan pembelajaran lingkungan di Hutan Hamamatsu Jepang (Foto: Nuri Hermawan)

Tidak hanya itu, Nuri juga menambahkan bahwa pembelajaran mengenai lingkungan di sini sangat beragam. Mulai dari mengenali variasi tumbuhan di hutan, cara pemeliharaan, dan bahkan pola penanaman hingga pemanfaatan untuk industri.

“Yang sangat luar biasa di sini, saya melihat konsistensi dan keterlibatan semua pihak baik akademisi, pemerintah, dan industri. Mereka melakukan bekerja sama dengan sangat baik dalam pemeliharaan maupun pemanfaatan hutan dengan sangat baik,” ujarnya.

Pada akhir, Nuri juga mengatakan bahwa selain pembelajaran di hutan juga terdapat sesi pembelajaran dan diskusi di dalam kelas yang dipandu langsung oleh pengajar dari Shizuoka University Jepang. Ia juga berharap bahwa mahasiswa KKN-BBK 9 UNAIR di Jepang ini bisa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga untuk bisa diterapkan selepas mereka pulang.

“Tentu, harapan saya dari kegiatan ini bisa memberi dampak yang baik bagi mahasiswa. Baik dalam pembelajaran lingkungan maupun pengalaman pembelajaran di dalam kelas. Bahkan saya berharap dari KKN ini juga bisa jadi jembatan bagi mereka yang mungkin mau melanjutkan studi S2 di Jepang,” pungkasnya.

Kegiatan KKN-BBK 9 UNAIR yang menggandeng Shizuoka Universty Jepang ini merupakan program yang mendukung SDGs Poin 15 dan Poin 4. Dalam hal ini SDGs Poin 15 merupakan Ekosistem Daratan yang sangat relevan dengan pembelajaran lingkungan di hutan pedalaman Jepang serta Poin 4 yang Pendidikan Berkualitas yang dilakukan dengan pembelajaran di dalam kelas untuk bekal sebelum terjuan di lapangan.

Penulis: Yulia Rohmawati

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top