Bantu Promosi Usaha Lokal, TEP UNAIR Bekali Kader Posyandu Prafi Keterampilan Fotografi dan Teknologi Drone 

78 Views•3 minutes read

UNAIR NEWS — Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Universitas Airlangga (UNAIR) memberikan pendampingan edutainment bagi Kader SMART Posyandu Prafi melalui pembelajaran fotografi produk dan penggunaan drone. Kegiatan yang terlaksana di Aula Posyandu SP3, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari pada Selasa (27/10/2026) ini bertujuan meningkatkan keterampilan kader dalam membuat dokumentasi dan materi promosi usaha menjadi lebih menarik. 

Ketua TEP, Dr Muthmainnah SKM MKes menilai bahwa keterampilan pemuda menjadi bagian penting dari keberlanjutan pendampingan. Menurutnya, keterampilan visual perlu disertai informasi pemesanan yang jelas. 

“Keterampilan pemuda dalam fotografi dan teknologi dapat membantu kader memperkenalkan usahanya. Foto yang menarik perlu dilengkapi nama produk, harga, dan kontak pemesanan. Harapan kami, promosi ini dapat menghubungkan hasil produksi kader dengan kebutuhan konsumsi berbagai kegiatan, sehingga terbuka peluang tambahan pendapatan keluarga,” ungkapnya.

Zulvikar Ahmad selaku narasumber sekaligus manager fotografer studio Inema mengajak kader memahami bahwa foto merupakan kesan pertama yang diterima calon pembeli sebelum melihat atau mencoba produk secara langsung. Ia mempertegas bahwa foto yang rapi membantu memperjelas tampilan produk dan membangun kepercayaan. 

Pendampingan dikemas melalui penjelasan sederhana dan praktik pengambilan gambar. Kader belajar menyiapkan produk, membersihkan lensa kamera, mencari pencahayaan, memilih latar, dan menentukan sudut pengambilan gambar.

“Mulai persiapan dari hal kecil, seperti membersihkan noda pada kemasan, merapikan bagian yang kusut, serta memastikan label menghadap kamera. Logo, nama produk, dan varian perlu terlihat jelas agar calon pembeli mudah mengenalinya,” jelasnya.

Zulvikar juga memperkenalkan pemanfaatan cahaya dari jendela, penggunaan latar polos, serta cara menjaga kamera tetap stabil. Menurutnya, foto produk dapat tercipta dari perlengkapan sederhana yang tersedia di rumah. “Konsistensi lebih penting daripada perlengkapan mahal,” tekannya.

Lebih lanjut, Zulvikar memaparkan ada tiga sudut foto, yaitu eye level saat kamera sejajar dengan produk, sudut 45 derajat untuk memperlihatkan isi dan bentuk makanan, serta top view saat pengambilan gambar tepat dari atas. Ia menambahkan bahwa fotografer dapat menyesuaikan pemilihan sudut dengan bagian produk yang ingin ditonjolkan. 

“Untuk makanan, pentingnya menampilkan tekstur dan penyajian yang rapi. Gunakan properti tambahan secukupnya agar perhatian tetap tertuju pada produk. Lakukan penyuntingan ringan untuk memperbaiki kecerahan, kontras, dan potongan gambar, warna, serta bentuk produk tetap perlu sesuai dengan kondisi aslinya,” imbuhnya.

Selain fotografi, kader memperoleh pengenalan penggunaan drone untuk pengambilan gambar dan dokumentasi kegiatan. Pembelajaran ini memberikan wawasan tentang variasi sudut pandang visual yang bermanfaat untuk memperkenalkan aktivitas kelompok dan lingkungan Prafi.

Ketua Tim SMART Posyandu Prafi, Lail, berharap keterampilan tersebut membantu kader lebih percaya diri memasarkan hasil usahanya. “Selama ini kami sudah belajar membuat produk. Sekarang kami juga belajar menampilkannya supaya orang tertarik mengenal dan mencoba. Kami berharap foto yang lebih jelas bisa membantu pembeli melihat pilihan produk kami,” harapnya.

Program SMART Posyandu Prafi didampingi anggota Tim Ekspedisi Patriot, yaitu Sri Rahmawati SPsi MSi; Surma Elisa Manihuruk SKM MKes; Imeldawati Tambunan SKM; Widyasari Yuni Agustin ST; dan Anggun Anggifosari SIKom.

Kegiatan ini mendukung SDGs 4: Pendidikan Berkualitas; SDGs 5: Kesetaraan Gender; serta SDGs 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi; juga mencerminkan SDGs 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

Penulis: Putri Andini

Editor: Yulia Rohmawati

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top