Airin, Rahma, Vania (Tim PRomise UNAIR ) saat menerima penghargaan Juara II Pemuda Awards 2026 kategori Next Gen. PR Strategy

Unggul di Ajang Nasional, Tim PRomise UNAIR Hadirkan Solusi Komunikasi Krisis Komunitas 

37 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Tim Promise Universitas Airlangga (UNAIR) membuktikan ketajaman analisis mereka dalam menangani krisis kehumasan. Lewat taktik komunikasi berbasis data nyata, Airin, Rahma, dan Vania sukses menaklukkan dominasi praktisi korporat dan merebut Juara II Next Gen PR Strategy pada Sabtu (18/10/2026) di ajang Pemuda Awards 2026, Solo.

Perjalanan tim PRomise menuju podium juara menyimpan cerita menarik. Tahun lalu, saat ajang ini berlangsung di Surabaya, mereka hanya mampu menembus posisi top 5. Namun, berbekal evaluasi dan semangat baru, mereka bertekad menembus top 3 pada tahun 2026.

“Nama tim PRomise itu sendiri lahir dari janji dan harapan kami tahun ini. Alhamdulillah, impian itu benar-benar terwujud. Kami bahkan sempat kaget saat tahu kompetitor tahun ini gabungan antara mahasiswa dan perusahaan profesional,” cerita Airin selaku managing director.

Meski berhadapan dengan praktisi berpengalaman, mereka pantang mundur. Bimbingan intensif dari dosen pembimbing, Intan Fitranisa SIKom MMedKom memantapkan langkah mereka membawa almamater bertanding di kancah nasional. 

“Perjuangan kami sangat didukung oleh dosen pembimbing tercinta, mbak Intan WE LOVE YOU SO MUCH,” ungkap ketiganya dengan menggebu.

Sebagai inovasi utama, Tim PRomise merancang strategi kampanye bertajuk Strategi Komunikasi Balinesia Run dalam Memulihkan Kembali Kepercayaan Publik (PULIH). Mereka mengangkat kasus nyata yang sempat viral menimpa sebuah komunitas lari di Bali.

Airin, Rahma, Vania (Tim PRomise UNAIR ) saat mengikuti ajang Next Gen. PR Strategy (Foto: Dokumentasi Vania)

Rahma menjelaskan, kampanye ini merangkai empat fase berurutan, yakni sadar, buka, bukti, dan pulih. Sepanjang fase, mereka memprioritaskan partisipasi aktif dari pihak internal maupun eksternal komunitas.

“Kami membangun strategi berdasarkan alasan yang kuat, dukungan data, dan hasil yang bisa terukur. Solusinya pun kami sesuaikan dengan kondisi budaya masyarakat setempat, sehingga kampanye ini punya peluang untuk terimplementasi dan membawa dampak nyata,” jelas Vania selaku media specialist.

Selama dua hari di Solo, tim PRomise tidak sekadar berlomba. Mereka terjun langsung mengikuti forum KHI dan Pertemuan Humas Muda (PEMUDA). Mereka menyerap ilmu dari tokoh pemerintahan, praktisi BUMN, jurnalis Katadata, hingga kreator konten lingkungan seperti Jerhemy Owen.

“Bertemu langsung dengan para praktisi memberi kami gambaran nyata tentang tantangan, etika, dan peran strategis humas. Seperti tagline #IndonesiaBicaraBaik, kami sadar bahwa mengkritik dan belajar dari kasus yang ada adalah bentuk kepedulian kami untuk mengawal Indonesia menjadi lebih baik,” ungkap Rahma selaku PR Strategist tim.

Penulis: Putri Andini

Editor: Yulia Rohmawati

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top