UNAIR NEWS – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) bersama Universitas Airlangga (UNAIR) sukses menyelenggarakan roadshow edukasi bertajuk Upstream Youth Champs. Manager Project Zona 11 Subholding Upstream Pertamina, Ahmad Yani meresmikan acara ini sebagai ruang silaturahmi sekaligus wadah strategis bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri hulu migas.
Ia menilai, melalui kegiatan yang terlaksana pada Jumat (30/10/2026) di Aula Ternate ASEEC Tower, Kampus Dharmawangsa – B ini mampu membangun integritas diri mahasiswa. Ia mempertegas bahwa kebutuhan sumber daya manusia di Pertamina sangat inklusif serta membutuhkan talenta muda berbakat.
“Industri energi bukan hanya membutuhkan mereka yang berasal dari bidang teknik, di Pertamina kami butuh accounting, butuh legal, psikologi, hingga sejarah. Kami juga membutuhkan energi yang adik-adik miliki, sebuah semangat untuk maju, mau berkompetisi, mau berpikir kritis, ya, untuk melakukan problem solving,” ungkapnya.
Wazirul Luthfi selaku Head of Comrel & CID Zona 11 Subholding Upstream Pertamina menjelaskan peran penting Pertamina Hulu Energi (PHE) dalam menjaga pasokan energi migas dari sektor hulu. “Kami dari Upstream, dari Pertamina Hulu Energi, memproduksikan minyak mulai dari melakukan studi seismik, eksplorasi, sampai memproduksikannya,” terangnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pengelolaan industri hulu migas ini tidak hanya berfokus pada eksplorasi sumber daya alam semata, tetapi juga memerlukan sinergi dengan masyarakat dan berbagai pihak. “Gimana kita akan membangun, mengintegrasikan, kemudian mensosialisasikan sebuah pembangunan fasilitas kemudian warganya harus tahu,” tegasnya.
Strategi Jitu Menggali Potensi Diri

Roadshow edukasi tersebut juga menghadirkan praktisi HR sekaligus influencer di bidang karier, Vina Muliana. Pada sesi diskusi pengembangan diri, Vina Muliana selaku praktisi HR mengingatkan bahwa fase usia 20-an adalah waktu terbaik untuk mengeksplorasi minat dan keterampilan tanpa harus memaksakan diri mendapatkan semua jawaban secara instan. “Sering kali investasi terbaik yang bisa kamu dapatkan di awal karier itu adalah memilih pekerjaan yang bisa bikin kamu belajar paling banyak,” tuturnya.
Menurutnya, titik karier yang ideal dapat dicapai dengan menyelaraskan tiga elemen utama, yakni nilai hidup yang diyakini, bidang pekerjaan yang menantang sekaligus disenangi, serta keahlian yang secara nyata telah dikuasai. “Pilihlah pekerjaan yang bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bukan hanya buat diri kamu, tapi juga untuk masyarakat dan Indonesia,” pesannya.
Penulis: Putri Andini
Editor: Yulia Rohmawati
