Dosen FIKKIA Universitas Airlangga, Diansanto Prayoga S KM M Kes, menyampaikan materi intervensi, monitoring, dan evaluasi program kesehatan dalam pembekalan PKL mahasiswa Kesehatan Masyarakat sebelum pelaksanaan kegiatan di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi (4/11/2026). (Dok. Istimewa)

Dukung Kampus Berdampak, Mahasiswa Kesmas Siapkan Intervensi Kesehatan untuk Masyarakat Purwoharjo, Banyuwangi

35 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga (UNAIR) mengikuti pembekalan perencanaan intervensi, monitoring, dan evaluasi program kesehatan sebelum menjalankan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mempersiapkan diri untuk merancang program kesehatan berdasarkan permasalahan dan kebutuhan masyarakat.

Dalam pembekalan tersebut, dosen Diansanto Prayoga S KM M Kes, menyampaikan materi mengenai intervensi, monitoring, dan evaluasi program kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa dalam menerjemahkan hasil identifikasi masalah menjadi program yang terukur, realistis, dan sesuai dengan kondisi lapangan.

Rancang Intervensi Berdasarkan Masalah Kesehatan

Mahasiswa perlu mengawali penyusunan intervensi kesehatan dengan mengumpulkan dan menganalisis data, mengidentifikasi faktor penyebab masalah, serta menentukan prioritas berdasarkan tingkat kebutuhan dan ketersediaan sumber daya.

Mahasiswa dapat merancang berbagai bentuk intervensi. Seperti edukasi, promosi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, penguatan perilaku hidup bersih dan sehat, maupun kegiatan lain sesuai hasil pengkajian lapangan. Selain perencanaan, mahasiswa juga mempelajari monitoring untuk memastikan kegiatan berjalan sesuai rencana dan evaluasi untuk mengukur pencapaian tujuan program.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya melaksanakan kegiatan sebagai bentuk pemenuhan program. Namun juga mampu merancang intervensi yang sesuai dengan permasalahan dan kebutuhan kesehatan masyarakat,” ujar Diansanto.

Purwoharjo Menjadi Lokasi Pembelajaran Lapangan

Mahasiswa Kesehatan Masyarakat akan menjalankan PKL di Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Melalui kegiatan ini, mereka dapat memahami persoalan kesehatan secara langsung, mengidentifikasi kebutuhan warga, serta mengembangkan intervensi dengan melibatkan partisipasi masyarakat.

Harapannya, mahasiswa juga mampu menghasilkan masukan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan kesehatan setempat. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals(SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

“Melalui kegiatan PKL ini, kami berharap mahasiswa dapat menghasilkan masukan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan setempat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas,” jelas Diansanto.

Melalui pembekalan ini, mahasiswa nantinya akan mampu menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan. Dengan demikian, mereka tidak hanya memperoleh pengalaman belajar melalui PKL, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kesehatan masyarakat di Kecamatan Purwoharjo.

Penulis: Zahwa Yasmina Fajri
Editor: Ragil Kukuh Imanto

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top