Universitas Airlangga Official Website

Bahas Program KKN, Direktur Kemahasiswaan ITS Kunjungi UNAIR

Kunjungan Direktur Kemahasiswaan Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya ke Universitas Airlangga, Senin (6/3). (Foto: Nuri Hermawan)

UNAIR NEWS – Program Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) yang telah lama dilakukan oleh Universitas Airlangga, menjadi acuan dari berbagai perguruan tinggi. Direktur Kemahasiswaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Dr. Darmaji, S.Si, MT., mengunjungi UNAIR guna menggali informasi tentang pelaksanaan program KKN-BBM.

“Sekarang di ITS memang tidak ada KKN, tapi dulu pernah ada. Oleh karena itu, kami ingin menghidupkan kembali program tersebut,” jelas Darmaji di sela kunjungan. “Karena UNAIR secara konsisten sudah melakukan program ini, maka kami menggali informasi di sini,” imbuhnya.

Kunjungan delegasi ITS diterima langsung oleh Ketua Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) UNAIR Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, Drs., M.Com. Yusuf menjelaskan berbagai gambaran mengenai KKN yang telah dilakukan UNAIR.

“Di UNAIR, program KKN memang sudah menjadi bagian dari kurikulum, tidak sekadar program. Oleh karena itu, KKN kami memiliki satuan kredit semester dan bagian dari mata kuliah,” terang Yusuf.

Selain itu, Guru Besar FISIP UNAIR tersebut juga menegaskan bahwa KKN di UNAIR tidak ditangani oleh direktorat kemahasiswaan, melainkan direktorat pendidikan. “Karena KKN bagian dari kurikulum, maka seluruh wewenang ada di direktorat pendidikan, dan kami ada didalamnya,” imbuhnya.

Pakar manajemen sumber daya manusia itu menambahkan, pihaknya memang mengalokasikan dana untuk mendukung program KKN-BBM mahasiswa. Dukungan itu berupa fasilitas penuh mulai dari transportasi pemberangkatan hingga penarikan mahasiswa dari lokasi penerjunan.

“Mahasiswa sudah kami fasilitasi dengan bus, jadi tidak boleh bawa motor saat ke lokasi KKN. Ini demi keamanan juga,” paparnya.

Di akhir acara, Yusuf menjelaskan berbagai model kegiatan yang dilakukan selama KKN. Selain KKN Tematik, KKN kebangsaan, dan padat karya.

“Kalau KKN ini kan memadukan beragam mahasiswa dari lintas program studi. Jadi, keterampilan hidup bersama dengan rekan yang beda keilmuan akan terasah,” pungkasnya.

 

Penulis: Nuri Hermawan

Editor: Defrina Sukma S