Universitas Airlangga Official Website

Whats Up Campus Call Out UNAIR, Rocky Gerung Dorong Kampus Jadi Inkubator Gagasan

Pengamat kebijakan publik Rocky Gerung menjadi narasumber dalam kegiatan Whats Up Campus Call Out (WCC) “Dari Inovasi Menuju Kedaulatan” di Universitas Airlangga, Surabaya, Kamis (17/9/2026). (Foto: PHMP UNAIR)
Pengamat kebijakan publik Rocky Gerung menjadi narasumber dalam kegiatan Whats Up Campus Call Out (WCC) “Dari Inovasi Menuju Kedaulatan” di Universitas Airlangga, Surabaya, Kamis (17/9/2026). (Foto: PHMP UNAIR)

UNAIR NEWS – Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) membawa tantangan baru dalam dunia inovasi. Pengamat kebijakan publik Rocky Gerung menilai bahwa kemajuan teknologi tetap membutuhkan peran manusia dalam menghasilkan gagasan orisinal melalui proses berpikir kritis. Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Whats Up Campus Call Out (WCC) bertajuk “Dari Inovasi Menuju Kedaulatan” di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, Kamis (17/9/2026).

Dalam forum yang diinisiasi Kementerian Hukum Republik Indonesia tersebut, Rocky membahas hubungan antara inovasi, kekayaan intelektual, dan peran perguruan tinggi dalam menciptakan ekosistem yang mendukung lahirnya ide baru.

Menurut Rocky, sebuah inovasi tidak hanya dinilai dari hasil akhirnya, tetapi juga dari proses intelektual yang melahirkan gagasan tersebut. Ia menekankan bahwa originalitas menjadi aspek penting agar sebuah ide dapat memiliki nilai dan terus berkembang.

AI dan Tantangan Originalitas Inovasi

Dalam pemaparannya, Rocky menjelaskan bahwa AI dapat membantu manusia dalam mengembangkan berbagai gagasan, tetapi tidak menggantikan proses berpikir manusia. Menurutnya, teknologi tetap membutuhkan manusia yang mampu memberikan arah melalui argumentasi dan pemikiran kritis.

Ia menilai bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menjaga kemampuan tersebut. Kampus tidak hanya menjadi tempat transfer pengetahuan, tetapi juga ruang untuk menguji, mempertanyakan, dan mengembangkan berbagai gagasan.

Rocky juga menyoroti bahwa sebuah ide dapat berkembang ketika berada dalam lingkungan yang mendukung pertukaran pemikiran. Melalui proses diskusi dan argumentasi, gagasan dapat diuji hingga menghasilkan inovasi yang memiliki manfaat lebih luas.

Kampus sebagai Inkubator Gagasan

Rocky mendorong perguruan tinggi untuk menjadi inkubator gagasan yang mampu mempertemukan kreativitas, pengetahuan, dan keberanian berpikir berbeda. Menurutnya, inovasi membutuhkan ketekunan serta kemampuan untuk melampaui pola pikir yang sudah ada.

Melalui WCC, Rocky mengajak mahasiswa untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berperan sebagai pencipta gagasan. Kemampuan berpikir kritis dan menghasilkan ide orisinal menjadi modal penting dalam menghadapi perkembangan teknologi serta memperkuat kedaulatan inovasi Indonesia.

Penulis: Nabila Afifah Abida
Editor: Ragil Kukuh Imanto