Universitas Airlangga Official Website

Bincang Jurnalistik bersama ANJ UNAIR Bahas Etika Pemanfaatan AI dalam Karya Ilmiah

Rista Fauziningtyas SKep Ns MKep PhD menjelaskan kepada mahasiswa mengenai Etika Pemanfaatan AI (Foto: Dok. Airlangga Nursing Journalist)

UNAIR NEWS – Airlangga Nursing Journalist (ANJ) menggelar Bincang Jurnalistik 2026 pada Sabtu (12/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Kuliah Bersama (GKB) Kampus MERR-C UNAIR Ruang 4.07 tersebut membahas penulisan karya ilmiah, jurnalistik, serta etika pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam penulisan. Kegiatan ini merupakan program kerja tahunan ANJ UNAIR yang terbuka bagi mahasiswa.

Bincang Jurnalistik UNAIR menghadirkan Rista Fauziningtyas SKep Ns MKep PhD sebagai pemateri dan Nuzul Qur’aniati SKep Ns MNg PhD selaku pembina. Dalam pemaparannya, Rista membahas pemanfaatan AI sebagai alat bantu dalam proses penulisan karya ilmiah. Ia menekankan pentingnya pengecekan ulang dan parafrase agar informasi yang digunakan sesuai dengan fakta dan tidak menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain.

Pemanfaatan AI menjadi salah satu pembahasan dalam Bincang Jurnalistik ANJ UNAIR. Teknologi tersebut dapat membantu mahasiswa dalam proses penulisan, tetapi penggunaannya tetap perlu dilakukan secara bertanggung jawab agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain. “Karena itu, setiap informasi yang dihasilkan AI perlu diperiksa kembali sebelum digunakan dalam karya ilmiah,” katanya.

Selain melakukan pengecekan ulang, mahasiswa perlu melakukan parafrase terhadap hasil yang diperoleh dari AI. Langkah tersebut diperlukan agar tulisan yang dihasilkan lebih sesuai dengan konteks, fakta, dan kondisi sebenarnya dalam laporan.

Rista menekankan bahwa penggunaan AI tidak menghilangkan tanggung jawab penulis terhadap informasi yang disampaikan. Mahasiswa tetap perlu memastikan bahwa informasi yang digunakan benar dan tidak menyampaikan sesuatu yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

“Jadi jangan sampai ya teman-teman dari ANJ ini, menyatakan sesuatu yang bukan sebenarnya. Itu yang tidak kita harapkan,” ujar Rista.

Bincang Jurnalistik UNAIR tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa keperawatan. Kegiatan tersebut terbuka bagi mahasiswa UNAIR maupun perguruan tinggi lainnya dengan jenjang D3, D4, S1, hingga S2.

Selain penulisan karya ilmiah, ANJ UNAIR juga membahas penulisan berita dan artikel. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan berbagai bentuk tulisan dengan tetap memperhatikan ketepatan informasi dan etika penulisan.

Ketua Pelaksana Bincang Jurnalistik 2026, Aisyah Zahra Putri Gunawan dari Fakultas Keperawatan (FKp) UNAIR, menjelaskan bahwa koordinasi panitia dan pencarian peserta menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan kegiatan. Target awal kegiatan adalah mahasiswa baru, tetapi panitia kemudian memperluas pencarian peserta.

“Karena target peserta kami merupakan mahasiswa baru. Tetapi karena satu dan lain hal, jadi kita sulit untuk menargetkan mahasiswa baru,” ucap Aisyah.

Ke depan, Aisyah berharap Bincang Jurnalistik UNAIR dapat terus dilaksanakan dengan tema yang semakin relevan dan bermanfaat bagi mahasiswa. “Semoga di tahun-tahun selanjutnya Bincang Jurnalistik ini bisa mengangkat tema yang lebih relevan dan bisa bermanfaat untuk teman-teman semuanya,” pungkasnya.

Penulis: Abraham Chrisanta Putra

Editor: Yulia Rohmawati