Artikel Ilmiah Populer V2

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Efek Molekuler Senyawa Yang Berasal Dari Buah Pinang Terhadap Sel Kanker Mulut Manusia: Tinjauan Sistematis

Kanker mulut tetap menjadi beban kesehatan global yang utama, dengan karsinoma sel skuamosa mulut (OSCC) mencakup sebagian besar kasus. Di antara faktor risiko yang telah diketahui, mengunyah buah pinang merupakan salah satu kebiasaan yang paling umum, khususnya di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan buah pinang sebagai karsinogen Grup I, dan

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Apakah Pengungkapan Lingkungan Meningkatkan Kapasitas dan Jatuh Tempo Utang? Bukti dari Perusahaan Padat Polusi di Bawah Penegakan Kelembagaan yang Lemah

Penelitian ini mengkaji pengaruh pengungkapan informasi lingkungan (environmental information disclosure) terhadap kapasitas utang (debt capacity) dan struktur jatuh tempo utang (debt maturity) pada industri padat polusi. Fenomena ini sangat relevan mengingat pengungkapan lingkungan telah menjadi sinyal finansial sekaligus komitmen etis dalam keuangan berkelanjutan (sustainable finance). Namun, sebagian besar studi sebelumnya lebih banyak berfokus pada negara-negara

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Kinerja Kebijakan Clawback dan Pengungkapan Terkait Perubahan Iklim: Bukti dari Australia

Penelitian ini mengkaji hubungan antara kekuatan kebijakan penarikan kembali remunerasi eksekutif (clawback policies) terhadap kinerja pengungkapan perubahan iklim (climate change disclosure performance / CCDP) pada perusahaan di Australia. Fenomena ini sangat relevan mengingat pergeseran regulasi di Australia dari pengungkapan sukarela menuju pelaporan keuangan terkait iklim yang diwajibkan, seiring dengan meningkatnya pengawasan terhadap praktik remunerasi eksekutif.

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Prediksi Usia dari Gigi Taring Rahang Atas: Pendekatan Baru Berbasis Citra CT

Perkembangan gigi dapat memberi petunjuk tentang tahap pertumbuhan seseorang. Dalam kedokteran gigi anak, informasi ini membantu dokter menilai perkembangan gigi dan merencanakan perawatan. Dalam ilmu forensik, kondisi gigi juga dapat membantu memperkirakan usia seseorang ketika data kelahiran tidak tersedia. Salah satu gigi yang dapat digunakan untuk tujuan tersebut adalah gigi taring permanen di rahang atas.

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Preservasi Soket Alveolar Tulang Dengan Scaffold Hidroksiapatit–Kitosan Yang Ditanami Sel Punca Mesenkimal Tali Pusat Manusia: Pemeriksaan In Vivo Ekspresi Osteoprotegerin Dan Reseptor Aktivator Nuklir Faktor-Κb

Pencabutan gigi adalah prosedur umum yang sering diikuti oleh resorpsi tulang alveolar, yang bisa mempengaruhi di dalam pemasangan implan, rehabilitasi prostetik, estetika, dan dukungan periodontal. Scaffold hidroksiapatit–kitosan (HA–Chi) yang digabungkan dengan sel punca mesenkimal tali pusat manusia (hUCMSCs) diharapkan bisa meningkatkan penyembuhan tulang dengan memodulasi jalur remodeling tulang. Tujuan : Penelitian ini mengevaluasi efek scaffold

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Strategi Baru Menaklukkan Sel Induk Kanker Payudara: Kombinasi Kemoterapi dan Imunoterapi

Kanker payudara hingga saat ini masih menjadi ancaman kesehatan utama dan penyebab kematian tertinggi akibat kanker pada wanita di seluruh dunia. Salah satu tantangan terbesar dalam pengobatannya adalah keberadaan sel induk kanker payudara atau Breast Cancer Stem Cells (BCSCs). Sel-sel ini sangat licin karena mampu memperbarui diri dan memiliki kekebalan bawaan terhadap kemoterapi maupun radioterapi

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Peneliti UNAIR Kembangkan Konsentrat Protein Daun Ficus septica untuk Pakan Nila, Inklusi 20 Persen Beri Hasil Terbaik

SURABAYA – Pakan masih menjadi salah satu komponen biaya terbesar dalam kegiatan budidaya ikan. Di sisi lain, produksi pakan akuakultur masih banyak bergantung pada bahan baku protein konvensional seperti tepung ikan dan bungkil kedelai. Kondisi tersebut mendorong peneliti untuk mencari sumber protein alternatif yang tersedia secara lokal, dapat diproses dengan teknologi relatif sederhana, dan tetap

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Peneliti UNAIR Kaji Ekstrak Testis Sapi sebagai Alternatif Alami untuk Meningkatkan Ikan Cupang Jantan

SURABAYA – Ikan cupang (Betta splendens) masih menjadi salah satu komoditas ikan hias air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Warna tubuh yang mencolok, bentuk sirip yang khas, serta karakter agresif saat mempertahankan wilayah membuat ikan ini memiliki pasar tersendiri di kalangan penghobi. Dalam perdagangan ikan hias, cupang jantan umumnya lebih diminati dibandingkan betina. Jantan

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Mengetahui Kondisi Stress Ikan Kerapu Cantang dari Lendir  pada Kulitnya

Perubahan salinitas bukan sekadar persoalan air menjadi lebih asin atau lebih tawar. Bagi ikan, perubahan mendadak dapat menjadi tekanan fisiologis yang serius. Kini, pengamatan lendir kulit menawarkan cara yang lebih sederhana dan minim cedera untuk mendeteksi stres pada kerapu cantang. Di balik pertumbuhan cepat dan nilai ekonominya yang tinggi, kerapu cantang menyimpan satu persoalan penting

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Artikel Ilmiah Populer, Artikel Ilmiah Populer V2

Membran Komposit Kitosan–Karboksimetil Kitosan/Nano-TiO2 untuk Menghilangkan Mikroplastik dari Air Laut

Gambar 1. Skema fabrikasi, karakterisasi, dan aplikasi membran komposit kitosan–karboksimetil kitosan/nano-TiO2 untuk penyisihan dan degradasi mikroplastik dari air laut. Pencemaran mikroplastik merupakan salah satu isu lingkungan global yang semakin mendapat perhatian karena keberadaannya yang persisten dan dampaknya terhadap ekosistem perairan. Mikroplastik adalah partikel plastik berukuran 1 μm–5 mm yang terbentuk akibat degradasi limbah plastik oleh

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
If loading takes to long, go back to home by click here .