Universitas Airlangga Official Website

Cerita Mahasiswa FEB Ikuti Program Pertukaran di Thailand

UNAIR NEWS – Mahasiswa UNAIR kembali mengikuti kegiatan outbound mobility program pertukaran di Thailand. Kali ini, Fauzha Amalya Purnama Putri mahasiswi Prodi Ekonomi Pembangunan FEB UNAIR berkunjung ke Mahidol University, Thailand pada Minggu-Sabtu (20-26/8/2023).

Fauzha menjadi salah satu mahasiswi dari 22 mahasiswa FEB UNAIR yang mengikuti kegiatan Asean Project on Green Innovation for Sustainable Future. Tujuan dan manfaat kegiatan ini adalah mendapatkan pengalaman dan exposure dalam pelaksanaan akademik di kampus internasional.

Fauzha memperoleh pengalaman dalam berkolaborasi secara akademik maupun non-akademik dengan mahasiswa asing. Melalui kegiatan ini pula, Fauzha dapat meningkatkan soft skills seperti kemampuan mengemukakan pendapat, melakukan presentasi, dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Motivasi Ikut Kegiatan

Fauzha mengatakan bahwa motivasinya dalam mengikuti kegiatan outbound mobility program adalah kecintaannya terhadap topik lingkungan yang berkelanjutan. Selain itu, dia juga berkeinginan dalam meningkatkan pengembangan kompetensi.

“Terlibat dalam kegiatan semacam ini memberikan kesempatan untuk membangun jaringan dan pertemanan dengan individu dari berbagai latar belakang,” ujar Fauzha.

Fauzha menambahkan bahwa kegiatan outbound mobility program dapat memberikan perspektif global yang lebih luas dan wawasan yang lebih mendalam. Melalui kegiatan tersebut, Fauzha dapat mengembangkan potensi diri dan memperoleh pengalaman profesional yang lebih banyak.

“Program ini berupaya memberikan kesempatan kepada peserta untuk melatih kreativitas mereka, dan menghadirkan inisiatif dan ide unik untuk menyelesaikan masalah yang dieksplorasi selama program,” katanya.

Pengalaman Tak Terlupakan

Salah satu pengalaman tak terlupakan Fauzha selama di Thailand adalah kunjungan ke PT. Ajinomoto Food Thailand Province Ayutthaya. Di sana, dia bersama mahasiswa FEB UNAIR lainnya mempelajari Bio-Cycle.

“Yaitu mekanisme kerja sama dengan daerah setempat yang memungkinkan produksi dan pertanian yang berkelanjutan,” tambah Fauzha.

Selain itu, Fauzha bersama timnya juga melakukan presentasi dengan mengusung ide Green Innovations: Sustainable Ocean Based Product. Melalui ide tersebut, Fauzha beserta tim memperoleh juara kategori Think Creative.

Setelah kegiatan outbound mobility program selesai, Fauzha berharap adanya program lain yang dapat memberikan kesempatan untuk mengasah kreativitas dan mengemukakan gagasan. Selain itu, dia berharap adanya program serupa yang dapat menumbuhkan inisiatif dalam menyelesaikan permasalahan khususnya pada topik SDGs.

“Salah satu hambatan untuk mahasiswa muslim yaitu tempat ibadah yang lebih sulit ditemukan dibanding di Indonesia,” resahnya.

Pesan untuk Mahasiswa UNAIR

Fauzha mengatakan bahwa memperoleh kesempatan internasional exposure bukanlah sesuatu yang sulit diraih. UNAIR telah menjalin kerja sama dengan pihak internasional dengan cukup luas menurutnya.

“Bekal utama yang bisa kita lakukan adalah kesiapan diri. Keberuntungan tidak datang begitu saja, keberuntungan ada karena ada kesempatan dan kesiapan. Mahasiswa UNAIR HEBAT,” tutupnya Fauzha. (*)

Penulis: Muhammad Fachrizal Hamdani

Editor: Binti Q. Masruroh