Dekan FTMM Prof Dr Ir Retna Apsari MSi IPM ASEAN Eng memberikan sambutannya dalam SEMNATEK 2026 yang bertempat di Auditorium Candradimuka, Lantai 9, Gedung Nano, Kampus C UNAIR. (Foto: FTMM UNAIR)

Dekan FTMM UNAIR Tekankan Sinergi Kampus dan Industri pada SEMNATEK 2026

37 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Dekan Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Ir Retna Apsari MSi IPM ASEAN Eng, menekankan pentingnya integrasi antara perguruan tinggi dan industri untuk mendukung transisi energi nasional. Hal tersebut ia sampaikan dalam Seminar Nasional Teknologi Maju dan Multidisiplin (SEMNATEK) 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (15/10/2026) di Auditorium Candradimuka, Lantai 9, Gedung Nano, Kampus C UNAIR.

SEMNATEK 2026 menghadirkan tiga narasumber, yakni Kepala Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (BBSP KEBTKE), Slamet ST MT PhD. President Director Indonesia Battery Corporation, Aditya Farhan Arif; serta Dosen Teknologi Elektro FTMM UNAIR, Yoga Uta Nugraha ST MT.

Perkuat Integrasi Kampus dan Industri

Prof Retna menjelaskan bahwa SEMNATEK 2026 tidak hanya menjadi forum untuk mempresentasikan hasil pengabdian kepada masyarakat (pengmas). Ia menekankan bahwa SEMNATEK 2026 juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi mahasiswa. Harapan dari kegiatan ini, mahasiswa dapat memperoleh wawasan langsung dari para praktisi mengenai penerapan ilmu dan perkembangan di dunia industri.

Selain itu, FTMM mengajak mitra dan alumni berdiskusi mengenai rencana, visi, dan misi fakultas agar selaras dengan perkembangan di Indonesia serta arah pengembangan UNAIR. Diskusi tersebut juga menjadi bagian dari upaya FTMM menyelaraskan langkah fakultas dengan rencana UNAIR menuju entrepreneurial university.

“Ketika kita berbicara entrepreneurial university, tentu produk dan integrasi antara kita yang ada di kampus dan di industri itu adalah harga mati yang harus dilakukan,” tegasnya.

Siapkan Generasi Kompeten melalui Kolaborasi

Prof Retna menilai keterlibatan industri juga berperan dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja. Karena itu, ia mengharapkan para mitra dan praktisi memberikan masukan mengenai kompetensi yang perlu mahasiswa kembangkan selama menempuh pendidikan. “Jadi kami mohon bantuan dari industri untuk bersama-sama membantu kami memberikan saran dari perspektif industri sebenarnya seperti apa yang diinginkan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan belajar langsung dari para praktisi yang hadir. Menurutnya, mahasiswa FTMM memiliki potensi untuk menjadi generasi yang berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Untuk itu, mahasiswa perlu mempersiapkan diri melalui pembelajaran yang relevan dengan tantangan masa depan. Melalui SEMNATEK 2026, FTMM UNAIR berupaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan industri. Hal tersebut baik dalam pengembangan pendidikan maupun penyelarasan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri.

Penulis: Katara Joy Kurniawan

Editor: Ragil Kukuh Imanto

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top