UNAIRNEWS – Upaya memperkuat ekosistem digital dan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah transmigrasi kembali digelorakan. Di tengah tantangan adaptasi pasar modern, Tim Ekspedisi Patriot 18 Universitas Airlangga (UNAIR) hadir mendampingi para pelaku usaha lokal melalui pelatihan strategis bertajuk penguatan brand, legalitas, dan fotografi produk yang digelar di Kawasan Transmigrasi Prafi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat, pada Senin, 28 September 2026.
Kegiatan pelatihan kedua ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar UMKM agar produk lokal mampu naik kelas dan dipercaya oleh pasar yang lebih luas.
Penguatan Legalitas Usaha Menuju Standar Pasar Modern
Sesi pertama pelatihan dibuka dengan materi pentingnya legalitas usaha yang dibawakan oleh Abdusyahid Naufal Fathullah. Dalam pemaparannya, dilakukan checklist regulasi secara menyeluruh untuk melihat sejauh mana kepatuhan hukum yang telah dimiliki oleh masing-masing pelaku UMKM di kawasan transmigrasi Prafi.
Hasil pemetaan menunjukkan tren positif; mayoritas UMKM telah mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB) serta beberapa di antaranya telah memiliki izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT). Menariknya, para pelaku usaha yang bergerak di sektor non-kuliner, seperti tanaman hias dan berbagai sektor jasa lainnya, terbukti telah mendaftarkan NIB yang selaras dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) masing-masing. Legalitas ini menjadi fondasi penting bagi UMKM untuk membangun kredibilitas brand di mata konsumen.
Optimalisasi Visual Produk Melalui Fotografi Profesional
Memasuki sesi kedua, kegiatan beralih pada aspek taktis pemasaran digital yang dipandu langsung oleh Zulfikar, seorang fotografer profesional sekaligus warga lokal dari kawasan transmigrasi Prafi.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi ketika para peserta secara aktif mencoba teknik pengambilan foto produk yang baik dan estetis sesuai dengan karakteristik barang maupun jasa yang mereka tawarkan. Rencananya, hasil bidikan kamera dari pelatihan ini akan langsung diunggah ke media sosial dan berbagai etalase digital guna memperluas jangkauan pasar secara luas.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Berkelanjutan
Langkah pendampingan yang dilakukan oleh Tim Ekspedisi Patriot 18 UNAIR ini sejalan dengan pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs). Pertama, selaras dengan SDGs Nomor 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), di mana edukasi legalitas (NIB dan PIRT) serta optimalisasi pemasaran digital didorong untuk meningkatkan kapasitas bisnis UMKM, menciptakan kepastian hukum, dan menggerakkan roda ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Kedua, mendukung SDGs Nomor 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui adopsi teknologi digital dan pemanfaatan etalase online bagi pelaku usaha di daerah transmigrasi.
Terakhir, mencerminkan SDGs Nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi yang harmonis antara dunia akademis (mahasiswa UNAIR), praktisi profesional lokal, dan masyarakat Prafi dalam mewujudkan kemandirian ekonomi daerah.
Melalui sinergi antara legalitas yang tertib dan strategi pemasaran digital yang mumpuni, UMKM di kawasan transmigrasi Prafi diharapkan semakin siap menghadapi persaingan pasar yang kompetitif serta menjadi motor penggerak kebangkitan ekonomi digital di Papua Barat.
