Assalaamu’alaikum wr.wb.
Bismillah, alhamdulillah, wa syukrulillah, wa laa haula wa laa quwwata illa billah. Allahumma shalli ‘alaa sayyidana Muhammad ibni ‘abdillah, wa ‘alaa aalihi wa shahbihi wa man walaah. Amma ba’du.
Puji syukur alhamdulillah, Allah masih memberikan berkah-Nya, sehingga kita bisa menjalankan aktivitas kita dengan baik. Shalawat dan salam semoga disampaikan kepada rasulullah Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabatnya.
Hari ini merupakan hari yang sangat membahagiakan bagi para bidan baru, orang tua, dan keluarganya. Karena itu, saya mewakili seluruh civitas akademika Universitas Airlangga mengucapkan selamat.
Saudara para bidan patut bersyukur, karena keberhasilan Saudara ini adalah rahmat yang besar dari Allah. Sebab, tidak banyak yang bisa masuk program studi kebidanan, dan Saudara hanya sedikit di antara mereka. Apalagi, Saudara lulus dari Universitas Airlangga, salah satu dari lima universitas terbaik di Indonesia.
Menurut QS Ranking terbaru, Unair berada di peringkat Unair di posisi 465 terbaik dunia. Naik signifikan dari sebelumnya, di peringkat 521-530. Selain itu, pada level Asis Unair mengalami kenaikan yang sangat signifikan pula. Jika sebelumnya berada posisi 124, kini Unair berada pada posisi 110 dan pada tahun ini Unair menargetkan bisa masuk pada jajaran 100 kampus Top Asia. Hal ini tentu membutuhkan upaya dan jerih payah yang sungguh-sungguh dari semua elemen civitas akademika. Selanjutnya, pada level Asia Tenggara posisi Unair berada pada urutan 20 kampus terbaik. Dari posisi itu, menjadikan Unair sebagai kampus terbaik keempat di Indonesia.
Untuk para bidan, selamat menjalani profesi baru. Selamat menjalani profesi yang mulia, karena profesi ini kental dengan pengabdian. Ya, selain merupakan profesi, bidan mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan. Karena itu, para bidan harus menjalani profesi ini secara profesional, tidak melupakan fungsi pengabdian. Terlebih di kondisi pandemi seperti saat ini, tentu peran serta tenaga kesehatan yang dalam hal ini bidan juga sangat diperlukan.
Karena itulah, Saudara harus memegang teguh etika profesi bidan sesuai kode etik bidan. Baca berulang-ulang, seperti apa profesi bidan itu. Jalani profesi ini sesuai denga kode etik. Junjung tinggi rasa kemanusiaan dan jalani profesi ini dengan cara terhormat. Pelihara martabat dan tradisi luhur profesi bidan yang selama ini menjadi kebanggaan profesi.
Untuk menjalani profesi ini dengan baik, tantangan bagi Saudara ke depan tidak ringan. Masalah kesehatan dan profesi bidan menjadi semakin kompleks, karena memerlukan berbagai disiplin ilmu yang lain Karena itu, jangan berhenti belajar, baik secara formal pada jenjang yang lebih tinggi maupun belajar dari pengalaman-pengalaman untuk semakin memajukan dunia kebidanan.
Terakhir, Universitas Airlangga juga berharap bahwa Saudara semua bisa menjaga nama baik almamater. Jadilah Ksatria Airlangga yang rela berkorban demi kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat. Jadilah bidan yang excellence with morality, yang lebih mengedepankan kemanusiaan daripada uang. Bergabunglah dengan para alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga yang sudah membuktikan kepada masyarakat, bahwa mereka memiliki perhatian besar terhadap problem bangsa ini di bidang kesehatan.
Selain itu, bantu Unair ini untuk menjadi world class university. Untuk menjadi universitas terbaik dunia, peran alumni begitu besar. Saat ini, Uniar sudah berada di peringkat 393 dunia untuk employer reputation. Artinya, dunia kerja sangat mengakui alumni Unair. Kami berharap, dengan kiprah Saudara-Saudara di masyarakat, kepercayaan terhadap Unair akan semakin tinggi.
Pesan terakhir saya, teruslah belajar, pegang teguh integritas, kedisiplinan, dan etika profesi agar Saudara dapat eksis dan hidup di masyarakat dengan baik. Semoga kita semua selalu mendapat ridha Allah, menjadi orang terbaik di sisi-Nya karena kemanfaatan kita bagi masyarakat.
Billahi taufiq wal hidayah
Wassalaamu’alaikum wr.wb.
Rektor,
Prof. Dr. Moh. Nasih, SE., MT., Ak.