Universitas Airlangga Official Website

Faktor Lain yang Menyebabkan Asuransi Tidak Selalu Meningkatkan Akses Ibu Hamil

Foto by Super You

Secara teori adanya jaminan asuransi (seharusnya dapat meningkatkan  akses pencarian pelayanan Kesehatan selama kehamilan, namun faktanya tidak selalu demikian, sehingga  angka kematian ibiu hamil dan melahirkan masih tinggi.  Masihkan ada faktor lain yang kuat?

Mengapa Angka kematian Ibu Hamil dan Melahirkan Masih Tinggi?  Angka kematian ibu hamil di Indonesia masih tergolong tinggi, meskipun sudah berbagai upaya telah dilakukan  pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dengan melibatkan berbagai institusi dan komponen masyarakat.  Sebenarnya apa yang menjadi penyebab tingginya kematian ibu tersebut? 

Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah satu indikator yang menunjukkan kesejahteraan masyarakat di suatu negara, Menurut WHO, penyebab kematian ibu hamil yang paling sering adalah komplikasi yang terjadi saat kehamilan dan melahirkan, diantaranya perdarahan hebat saat proses persalinan, Infeksi saat kehamilan atau setelah persalinan .  Adanya kejadian komplikasi sebenarnya dapat dicegah dengan melaksanakan pemeriksaan kehamilan minimal 4 (empat) kali secara teratur sesuai pedoman pemeriksaan kehamilan.  Pemeriksaan kehamilan mempunyai peranan penting dalam upaya pencegahan karena merupakan momentum paling tepat untuk mendeteksi secara dini kelainan ibu atau penyakit ibu hamil ataupun janinnya sehingga intervensi berupa tindakan pencegahan dan pengobatan dapat dilakukan sedini mungkin.

Kehamilan yang ideal adalah kehamilan yang direncanakan, diinginkan dan dijaga perkembangannya secara baik hingga akhirnya selamat dalam pertolongan persalinan yang memadai. Persalinan ditolong petugas kesehatan yang merupakan orang yang sudah terampil dalam membantu persalinan, sehingga keselamatan ibu dan bayi lebih terjamin. Apabila terdapat kelainan, akan cepat diketahui dan segera dapat ditolong atau dirujuk ke Puskesmas atau Rumah Sakit.  Namun faktanya di masyarakat, masih banyak faktor yang mempengaruhi perilaku ibu hamil dalam memanfaatkan pelayanan antenatal, meskipun telah adanya berbagai bantuan pembiayaan termasuk adanya jaminan asuransi Kesehatan untuk persalinan, diantaranya melalui Jamkesda/Jampersal.  walaupun secara teori seharusnya demikian. Masih ada faktor lain yang kuat seperti budaya, keramahan layanan dan lainnya mendorong pencarian pertolongan.  Apakah dengan ada tidaknya kepemilikan asuransi menjadi pembeda motivasi ibu dalam  pencarian  fasiltas perawatan dan kesehatan selama kehamilan? 

Fakta bahwa wanita mencari perawatan dan mencapai fasilitas kesehatan terlepas dari asuransi mereka status memberikan kesempatan untuk mencegah kematian dengan memastikan bahwa setiap wanita menerima perawatan yang tepat waktu dan berkualitas. Oleh karena itu, meningkatnya permintaan harus dipenuhi dengan seimbang.  kesiapan perawatan primer dan rumah sakit untuk memberikan perawatan yang berkualitas, didukung oleh sistem rujukan yang efektif

Penulis : Annis Catur Adi

Link jurnal:

PLOS ONE | https://doi.org/10.1371/journal.pone.0257278 March 23, 2022

Jurnal:

Care-seeking and health insurance among pregnancy-related deaths: A populationbased study in Jember District, East Java Province, Indonesia

Trisari Anggondowati, Poppy E. Deviany , Kamaluddin Latief , Annis C. Adi , Fitri NandiatyI, Anhari Achadi , Henry D. Kalter , Emily H. Weaver , Tika RiantyI, Mahlil Ruby , Sri Wahyuni , Akhir Riyanti, Naintina Lisnawati , Nissa Kusariana , Endang L. Achadi , Philip W. SetelI