Universitas Airlangga Official Website

FK UNAIR Edukasi Kesehatan Tulang Anak dan Lansia di Malaysia

dr Zainurrahman saat sesi konsultasi personal dengan peserta (Foto: Dok. Tim Pengmas)

UNAIR NEWS — Masalah gangguan sistem otot dan tulang (muskuloskeletal) akibat perubahan gaya hidup modern menjadi sorotan dalam pengabdian masyarakat internasional mahasiswa Doktor Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR). Penyuluhan interaktif dan layanan konsultasi tersebut terlaksana di Pusat Komuniti Limpahan Kasih One Stop Centre Aman Bistari, Puchong, Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (20/5/2026).

Materi mengenai pentingnya menjaga kepadatan tulang lintas generasi, dari anak-anak hingga kelompok lanjut usia (elderly), disampaikan oleh dr Zainurrahman Kurnia Putra SpOT MKedKlin. Ia menyoroti tingginya keluhan muskuloskeletal akibat kebiasaan menetap (sedentary lifestyle), seperti duduk terlalu lama.

“Setiap aktivitas fisik yang dilakukan itu penting. Langkah aktif sehari-hari bisa menjadi investasi ‘simpanan’ kepadatan tulang untuk masa depan guna mencegah kerapuhan di usia tua nanti. Every move matters,” tegas dr Zainurrahman.

dr Zainurrahman saat memberikan materi edukasi kesehatan tulang (Foto: Dok. Tim Pengmas FK UNAIR)

Tidak hanya pemaparan materi, tim mahasiswa juga menggelar sesi konsultasi personal. Salah satu peserta lansia yang memanfaatkan sesi tersebut adalah Rabaah (55). Ia berkonsultasi mengenai keluhan fisik serta cara menjaga persendian tetap aktif di usia senja.

Terselenggaranya seluruh rangkaian acara dengan meriah ini adalah buah dari kerja sama solid 18 mahasiswa doktoral FK UNAIR. Delegasi ini mewakili kekuatan kolaborasi lintas disiplin ilmu. Yang meliputi tenaga dokter, bidan, perawat, ahli teknologi laboratorium medik, peneliti, dosen, dan pakar kesehatan masyarakat. Seluruh anggota tim saling menopang dalam memfasilitasi sesi konsultasi, mengarahkan audiens, hingga mendampingi simulasi gerakan anak-anak.

Sesi edukasi yang dikemas menyenangkan ini memicu semangat peserta. Fatin Nur Huda (11), mengaku sangat menikmati acara. “Seru sekali! Saya jadi ingin tambah lomba lari untuk kegiatan selanjutnya agar bisa lebih banyak berolahraga,” tuturnya.

Zahwa Arsy Azzahra ST MSi perwakilan humas International Community Service and Student Outbond Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran menjelaskan penyebarluasan informasi ini sengaja mereka galakkan melalui media untuk memperluas edukasi promotif-preventif. “Kami berharap pesan menjaga kesehatan fisik sejak usia dini hingga lansia dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Tim Humas International Community Service and Student Outbound Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran

Editor: Yulia Rohmawati