Tim mahasiswa FPK UNAIR raih Bronze Medal dalam ajang Mandalika Essay Competition 2026 (Foto : Istimewa).

Hadirkan Solusi Pencemaran Pesisir, Tim FPK UNAIR Gagas Bioadsorben hingga Raih Prestasi

139 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Tim mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil meraih Bronze Medal dalam ajang Mandalika Essay Competition 2026. Kompetisi tersebut berlangsung pada Sabtu (24/20/2026) di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Prestasi tersebut mereka raih berkat gagasan mengatasi pencemaran perairan pesisir melalui limbah cangkang kerang. 

Tim FPK ini terdiri dari Chandra Arya Gatra, Dwi Agustina Setiawan, Maura Ajeng Prastiwi, Nabila Esa Raissafitri, dan Denis Aji Jatmiko. Mereka mengusung esai berjudul SHELLCLEAN: Transformasi Limbah Cangkang Kerang Dara (Anadara granosa) Menjadi Bioadsorben Cerdas Berbasis IoT untuk Mewujudkan Pesisir Berkelanjutan.

SHELLCLEAN: Pemanfaatan Cangkang Kerang dan Teknologi IoT

Gatra, ketua tim, menjelaskan bahwa SHELLCLEAN bermula dari permasalahan limbah cangkang kerang dan pencemaran logam berat di wilayah pesisir Kenjeran. Cangkang kerang dara diolah menjadi bioadsorben guna menyerap zat cemaran seperti tembaga (Cu) dan kromium (Cr).

“Inovasi ini mengintegrasikan teknologi Internet of Things (IoT) untuk memantau kondisi kualitas air perairan secara efektif. Melalui pendekatan ini, kami berupaya mengatasi permasalahan pencemaran sekaligus mengoptimalkan nilai guna limbah,” ujarnya.

Potensi Penerapan Berkelanjutan

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa SHELLCLEAN memiliki potensi pengembangan karena ketersediaan bahan baku limbah yang melimpah. Tim berharap inovasi ini dapat menjadi alternatif teknologi yang mampu meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir akan pentingnya kelestarian lingkungan.

“Kami ingin menghadirkan solusi yang memberikan dampak positif pada lingkungan bagi warga pesisir. Di samping itu, penerapannya dengan integrasi teknologi masih perlu pengujian lebih lanjut agar pemantauan perairan lebih optimal,” jelasnya. 

Pada akhir, mereka memberikan pesan bagi mahasiswa untuk senantiasa tidak takut dalam memulai mengikuti kompetisi. “Jangan takut memulai dari gagasan sederhana di sekitar kita, karena kepedulian terhadap masalah nyata dan riset yang tekun adalah kunci menghadirkan inovasi bermanfaat,” pungkasnya.

Penulis: Maulya Afifah Zahra

Editor: Ragil Kukuh Imanto 

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top