Universitas Airlangga Official Website

Harapan Baru Obat Kanker Payudara yang Lebih Efektif dan Aman

Harapan Baru Obat Kanker Payudara yang Lebih Efektif dan Aman
Sumber: Hermina Hospital

Kanker payudara masih menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar di dunia. Data WHO tahun 2020 mencatat bahwa kanker payudara menyumbang 11,7% dari total kasus baru kanker dan menyebabkan 6,9% kematian. Penyakit ini kerap dipicu oleh peningkatan hormon estrogen receptor alpha (ERα) dan progesterone receptor (PgR), dua reseptor yang berperan dalam perkembangan sel kanker payudara. Pengobatan saat ini, seperti tamoxifen dan mifepristone, dapat menekan ERα dan PgR, tetapi sering menimbulkan efek samping serius dan resistensi obat.

Pinostrobin adalah senyawa alami dari Boesenbergia pandurata (temu kunci) yang telah terbukti memiliki aktivitas antikanker. Namun, efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Modifikasi struktur pinostrobin, seperti penambahan gugus asetil pada posisi tertentu, telah menghasilkan senyawa turunan yang disebut 5-O-acetylpinostrobin derivatives. Studi terbaru menunjukkan bahwa derivatif ini memiliki potensi besar untuk menghambat ERα dan PgR, menjadikannya kandidat obat baru untuk kanker payudara.

Pada penelitian ini Anita Puspa Widiyana, Tri Widiandani dan Siswandono menggunakan pendekatan molecular docking untuk memprediksi interaksi antara 20 turunan 5-O-acetylpinostrobin dengan ERα dan PgR. Hasilnya menunjukkan bahwa beberapa senyawa, seperti 5-O-3-phenylpropanoylpinostrobin dan 5-O-4-(dimethylamino)benzoylpinostrobin, memiliki energi ikatan (ΔG) paling rendah dan konsentrasi penghambatan (Ki) yang kuat. Semakin rendah nilai ΔG dan Ki, semakin stabil dan efektif senyawa tersebut dalam menghambat target reseptor.

Dalam studi ini, turunan 5-O-acetylpinostrobin memiliki performa lebih baik dibandingkan pinostrobin murni. Senyawa seperti 5-O-3-phenylpropanoylpinostrobin memiliki ΔG sebesar -12,37 kcal/mol terhadap PgR, yang menunjukkan ikatan lebih kuat dibandingkan obat konvensional seperti mifepristone. Hal ini membuka peluang besar untuk pengembangan obat baru yang lebih efektif dan aman.

Penulis: Tri Widiandani

Link: https://pharmacyeducation.fip.org/pharmacyeducation/article/view/2701

Baca juga: Penambatan Molekul Derivat Asam Ferulat Pada Fgfr1, Prediksi Admet Dan Analisis Qspr