UNAIR NEWS – Tim Indra Ganz dari Universitas Airlangga (UNAIR) berhasil melaju ke final nasional Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) 2026. Mereka lolos pada divisi Penambangan Data (Data Mining) dengan mengusung analisis data multidimensi untuk mendukung sektor energi terbarukan di Indonesia.
Tim Indra Ganz terdiri dari Indah Auliya (FST), Muhammad Raafi’ Adhinandra (FST), dan Azgan Rizal Sani (FTMM). Melalui integrasi data klimatologi, sosioekonomi, dan topografi, mereka berhasil merumuskan indikator Solar Potential Index (SPI) sebagai dasar pemetaan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Terobosan Algoritma
Indah, perwakilan tim, menjelaskan bahwa tantangan selama proses riset terletak pada besarnya nilai data yang hilang (missing value) serta tingginya sebaran data dari berbagai sumber. Untuk mengatasinya, tim merancang pendekatan matematis untuk memproyeksikan tingkat elektrifikasi wilayah.
“Pengolahan data kami lakukan dengan mengombinasikan metode Entropy-TOPSIS dan K-Means Clustering untuk mengelompokkan karakteristik wilayah secara presisi. Pendekatan ini menjadi solusi efektif dalam mengatasi kekosongan data tanpa menimbulkan bias pada model yang kami bangun,” ungkapnya.
Bimbingan Intensif Menjelang Final Nasional
Untuk persiapan babak final, tim mengikuti bimbingan intensif dan pendampingan mentor profesional yang disediakan oleh Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) UNAIR. Selain itu, pembagian tugas dilakukan secara strategis sesuai keahlian tiap anggota agar lebih optimal.
“Kami secara rutin melakukan pembimbingan intensif bersama mentor setiap akhir pekan untuk memantapkan pemahaman teknis dan alur presentasi. Pembagian peran yang jelas serta diskusi berkelanjutan menjadi kunci utama menjaga konsistensi kinerja tim,” jelasnya.
Final nasional Gemastik 2026 akan berlangsung pada Selasa – Jumat (10–13/11/2026) di Universitas Bina Nusantara, Tangerang. Tim berharap memberikan hasil yang terbaik bagi kampus serta temuan ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan energi bersih di Indonesia.
Di akhir, indah membagikan pesan bagi mahasiswa lain yang ingin menekuni kompetisi bidang data. “Jangan pernah takut untuk mencoba dan mengeksplorasi potensi diri, berikan usaha terbaik dalam penyusunan paper ilmiah, serta serahkan hasil akhirnya kepada Tuhan,” pungkasnya.
Penulis : Maulya Afifah Zahra
Editor : Ragil Kukuh Imanto
