UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) gelar diskusi terkait informasi beasiswa yang bertempat di Perpustakaan Masjid Nuruzzaman UNAIR pada Jumat (4/9/2026). Dalam kegiatan itu berlangsung pembahasan Study and Scholarship at Umm Al-Qura University (UQU).
Universitas ini terletak di Kota Mekah, Arab Saudi yang menawarkan berbagai macam program sarjana hingga pascasarjana. Universitas ini tidak hanya menaungi studi agama saja. Program di bidang sains, kedokteran, sosial, hingga bisnis ditawarkan lengkap dengan skema beasiswa penuh bagi mahasiswa internasional.
Miliki Dua Jalur Masuk yang Dapat Dipilih
Dr Abdullah Mansour Saeed Alsaadi menjelaskan, terdapat dua jalur masuk untuk bisa menempuh studi di UQU. Pertama melalui jalur mandiri, dengan mahasiswa membayar sendiri biaya kuliah sekitar 12.000–17.000 SAR per semester, melalui portal nasional Unified Admission Portal (uap.sa). Melalui jalur mandiri ini proses penerimaan relatif cepat namun biaya visa pelajar juga ditanggung sendiri oleh mahasiswa.
Kedua, melalui jalur beasiswa, yang mencakup biaya kuliah, biaya hidup, hingga sejumlah fasilitas lain. Jalur ini dapat diakses melalui laman resmi Study in Saudi yang sudah terintegrasi nasional dengan berbagai universitas di Arab Saudi. Namun, perlu diingat bahwa jalur ini sangat kompetitif karena kota yang terbatas setiap tahunnya.
“Kuota beasiswa sangat kompetitif dan terbatas setiap tahunnya, sehingga calon mahasiswa bisa mempersiapkan sejak jauh hari. Biaya hidup ditanggung, tetapi biaya akomodasi di luar asrama tidak termasuk dalam cakupan beasiswa,” ujar Dr Saeed.
Ia menambahkan, siapapun yang berminat sebaiknya tidak mendaftar sembarangan, melainkan mengikuti proses resmi melalui situs web Study in Saudi. Di dalamnya, calon pendaftar bisa melihat seluruh program beasiswa dari pemerintah Arab Saudi untuk seluruh universitas. Informasi tercantum sudah lengkap dengan keuntungan yang diperoleh, mulai rincian biaya pendidikan yang ditanggung, biaya hidup, dan lain-lain.
“Calon mahasiswa mendaftar melalui platform resmi Study in Saudi karena proses pendaftarannya sudah terstandarisasi dan tenaga pengajarnya berasal dari kalangan akademisi internasional,” jelasnya.

Tahapan Pendaftaran Beasiswa
Menurutnya, proses pendaftaran sudah terstruktur dan mudah diikuti dalam enam tahap. Pertama, calon mahasiswa menentukan program studi, memilih jalur bahasa (Arab atau Inggris), dan menetapkan jalur pembiayaan. Selanjutnya, menyiapkan serta melegalisasi atau menerjemahkan seluruh dokumen dan mengajukan melalui portal Study in Saudi, portal admisi UQU, atau jalur Ma’had Lughah.
Setelah itu pelamar dapat mengikuti ujian yang dipersyaratkan jika relevan dengan program yang dituju dan menunggu keputusan penerimaan serta beasiswa dari universitas atau Kementerian Pendidikan. Tahap terakhir, calon mahasiswa mengurus visa, pemeriksaan kesehatan, dan berangkat ke Mekah untuk mengonversi statusnya menjadi iqama atau izin tinggal.
Selain itu, Dr Saeed juga menyoroti pentingnya surat rekomendasi sebagai salah satu penentu kelulusan. “Surat rekomendasi dari tokoh yang kredibel sangat berpengaruh dalam proses penerimaan. Tentunya, seluruh persyaratan juga harus dipenuhi,” tambahnya.
Penulis: Qurrota A’yuni Latifa
Editor: Khefti Al Mawalia





