Universitas Airlangga Official Website

Losartan Mempunyai Efek Mirip dengan Rekombinan ACE2 Dalam Menurunkan IL6

Pandemi virus Corona (COVID-19) telah menyebar dan menjadi masalah kesehatan global, yang menyebabkan Sindrom Pernafasan Akut Virus Corona 2 (SARS-CoV-2) dengan angka kesakitan dan kematian tinggi. Saat ini telah dikembangkan berbagai jenis vaksin dan sedang digunakan, yang merupakan kunci untuk mengurangi penularan dari COVID-19. Namun ada beberapa faktor yang diduga mempengaruhinya dengan mengurangi efek perlindungan, salah satunya adalah obesitas yang memiliki banyak teori dan dihubungkan dengan sistem kekebalan. Obesitas secara signifikan meningkatkan kemungkinan terjadinya penyakit COVID-19 yang serius dan gejala yang parah. Penderita obesitas sangat terkait dengan risiko yang lebih tinggi dan memerlukan perawatan intensif serta menghadapi risiko kematian yang lebih tinggi di rumah sakit. Obesitas telah dikaitkan dengan disfungsi adiposit yang mempengaruhi tidak hanya sistem homeostasis metabolik tetapi juga tubuh homeostasis keseluruhan, terutama peradangan pada sistem kekebalan tubuh sistem.

Pengonversi angiotensin tinggi ekspresi enzim 2 (ACE2) di adiposity sel memfasilitasi inisiasi infeksi SARS-CoV-2 dan memicu badai sitokin. Penemuan ini menunjukkan bahwa obesitas merupakan faktor risiko independen untuk penyakit ini tingkat keparahan gejala yang disebabkan oleh COVID-19. Penggunaan obat kardiovaskular yang berfokus pada ACE2, seperti sebagai penghambat reseptor angiotensin II, masih kontroversial, dimana pengaruhnya terhadap produksi sitokin inflamasi dan Ekspresi ACE2 dalam sel, terutama adiposit, tetap ada tidak konsisten.

Adiposit manusia diisolasi dari jaringan adiposa subkutan donor obesitas dan terinfeksi dengan protein lonjakan subunit S1 dari SARS-Cov-2. Adiposit kemudian diobati dengan hrsACE2 atau losartan. Tingkat ACE2 dan sitokin inflamasi interleukin (IL)-6, IL-1β, dan faktor nekrosis tumor (TNF)-α diukur menggunakan enzim linked immunosorbent assay (ELISA). Tes pengikatan protein lonjakan ACE2 dan S1 dilakukan juga dilakukan. Kadar ACE2, IL-6, dan TNF-α meningkat secara signifikan pada sel adiposit manusia yang terinfeksi dengan SARS-Cov-2 tetapi tidak dengan IL-1β. Administrasi losartan dan hrsACE2 terbukti mengurangi kadar ACE2 dan pengikatannya terhadap protein lonjakan SARS-CoV-2 S1, dan tingkat IL-6 signifikan secara statistik, namun tidak berpengaruh signifikan kadar IL-1β atau TNF-α. Studi ini juga menemukan paparan SARS-CoV-2 mengalami lonjakan protein dan meningkatkan kadar ACE2. Mekanismenya dimana ACE2 diregulasi diperkirakan berada pada tingkat yang sama tingkat transkripsional oleh interferon yang tampaknya juga meningkat pada infeksi SARS-CoV-2. Studi ini juga menemukan bahwa lonjakan protein SARS-Cov-2 dan meningkatkan tingkat sitokin pro-inflamasi.

Pemberian losartan mengurangi kadar ACE2 pada infeksi SARS-CoV-2. Losartan memiliki afinitas tinggi terhadap ACE2, yang menghasilkan efek langsung mengikat ACE2, lalu mencegah penetrasi virus sedemikian rupa sehingga infeksi tidak dimulai. Losartan juga menurunkan pengikatan antara protein lonjakan SARSCov-2 dan ACE2. Studi ini juga menunjukkan bahwa pemberian losartan dapat mengurangi kadar IL-6 pada Infeksi SARS-Cov-2. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa losartan mempunyai manfaat efek pada infeksi SARS-CoV-2, dengan mengurangi pengikatan SARS-CoV-2 dengan ACE2, baik secara langsung maupun tidak langsung mengurangi sitokin pro-inflamasi, terutama IL-6, yang telah terbukti menyebabkan berbagai macam klinis yang parah manifestasi COVID-19. Temuan ini memberikan dukungan tambahan untuk keamanan penggunaan losartan pada obesitas pasien dengan infeksi COVID-19. Karena peradangan merupakan bagian mendasar dari patofisiologi COVID-19, bahkan pada pasien non-obesitas, dampaknya mungkin juga terjadi dapat diterapkan pada pasien non-obesitas dengan COVID-19 parah. Studi ini memberikan bukti bahwa losartan mengurangi ACE2 dan kadar IL-6 menunjukkan bahwa losartan mungkin tidak berbahaya bila diberikan kepada pasien COVID-19, khususnya pada pasien dengan obesitas. Sebaliknya, losartan memiliki efek protektif serupa efek terhadap ACE2 rekombinan manusia dalam mencegah sitokin badai, terutama karena IL-6

Penulis : Hanestya Oky Hermawan, Meity Ardiana, I Gde Rurus Suryawan, Primasitha Maharany Harsoyo, Muhammad Rafli

Link : https://inabj.org/index.php/ibj/article/view/2552/665