Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa Doktor FK UNAIR Edukasi Pencegahan Infeksi pada Anak

FK UNAIR disambut hangat oleh Dekan FK MAHSA University, Prof Dr Rusli Bin Nordin (Foto: Dok. Tim Pengmas FK UNAIR)

UNAIR NEWS — Sebanyak 18 mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) Angkatan 2024 menggelar pengabdian masyarakat internasional di Malaysia. Kegiatan ini menyasar 30 anak usia 6–14 tahun di Pusat Komuniti Limpahan Kasih One Stop Centre Aman Bistari, Puchong, Kuala Lumpur, pada Rabu (20/5/2026). Salah satu fokus materi yang diangkat adalah pencegahan penyakit infeksi pada anak.

Sebelum terjun ke komunitas, delegasi FK UNAIR disambut hangat oleh Dekan FK MAHSA University, Prof Dr Rusli Bin Nordin. Dalam pertemuan tersebut, Prof Rusli memaparkan model pembelajaran kedokteran di MAHSA University serta memperkenalkan berbagai program studi yang dikelola. Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan langsung ke fasilitas kesehatan dan sarana pembelajaran modern kampus tersebut.

Edukasi kesehatan dasar di komunitas dipimpin oleh Dr Leny Kartina SpA Subsp IPT (K). Ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri sejak dini guna memutus rantai penularan agen penyakit infeksi. Tim mahasiswa lintas profesi ini juga mengajak anak-anak mempraktikkan langsung enam langkah cuci tangan yang benar sesuai standar kesehatan global. “Langkah kecil seperti cuci tangan sebenarnya memberikan dampak besar bagi kesehatan,” ujar Dr Leny.

Tim Pengmas FK UNAIR berfoto bersama di MAHSA Univeristy (Foto: Dok. Tim Pengmas FK UNAIR)

Pelaksanaan kegiatan ini sukses berkat sinergi 18 mahasiswa doktoral FK UNAIR yang hadir dari latar belakang keilmuan yang beragam. Tim delegasi ini mewakili kekuatan kolaborasi multidisiplin karena terdiri dari dokter, bidan, perawat, ahli teknologi laboratorium medik, peneliti, dosen, hingga praktisi kesehatan masyarakat. Seluruh anggota tim bahu-membahu pada setiap tahap, memastikan kelancaran dan kesuksesan acara secara keseluruhan.

Edukasi interaktif ini disambut antusias. Salah satu peserta, Durratun Nabila (16), mengaku mendapat manfaat praktis. “Paling suka dengan materi tentang cuci tangan, karena semakin tahu cara mencegah kuman,” ungkapnya. Dosen pendamping, Dr Reny I’tishom MSi menjelaskan bahwa program internasional ini merupakan bagian dari visi program studi untuk memperkuat paparan global mahasiswa demi meningkatkan reputasi FK UNAIR.

Apresiasi juga datang dari Prof Dr Zahrah Saad selaku International Relation MAHSA University. “Aktiviti khidmat masyarakat antarabangsa ini sewajarnya diteruskan kerana ia membawa kita ke arah pembentukan masyarakat yang sihat pada masa hadapan. Hal ini sejajar dengan peranan kita sebagai petugas kesihatan,” tuturnya dalam bahasa Melayu.

Penulis: Tim Humas International Community Service and Student Outbound Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran

Editor: Yulia Rohmawati